SuaraKaltim.id - Abrasi atau pengikisan pantai yang terjadi di wilayah pesisir Desa Api-api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semakin parah. Sehingga, membutuhkan penanganan serius.
Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Api-api, Kecamatan Waru, PPU Iwan Zulkarnain, agar abrasi di wilayah pesisir tidak semakin meluas, maka dibutuhkan penanganan serius.
Pengikisan pantai di Desa Api-api tersebut terjadi mencapai sekitar 5 depa atau sama dengan 9 meter setiap tahun. Pengikisan atau erosi pantai terjadi karena gelombang dan arus laut seperti pasang surut air laut yang merusak garis pantai.
"Pantai terus terkikis karena ombak, apalagi kalau musim angin selatan gelombang laut sangat keras hantam daratan," ujarnya, melansir dari ANTARA, Senin (8/8/2022).
Abrasi yang terus terjadi di wilayah pesisir tersebut dikeluhkan masyarakat karena membuat garis pantai dengan pemukiman, serta lahan pertanian dan pertambakan semakin dekat.
Sebagian warga Desa Api-Api, Kecamatan Waru mengelola persawahan, perkebunan dan pertambakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
"Kalau abrasi tidak segera ditangani sawah, kebun dan tambak warga akan kena air laut yang dapat merusak," kata dia.
Bronjong atau penahan abrasi dengan panjang lebih kurang satu kilometer yang dibangun sekitar tiga tahun silam butuh perbaikan.
Kawat baja sebagai pengikat batu untuk penahan arus dan gelombang laut agar tidak terjadi pengikisan pantai telah rusak membuat batu berserakan.
Baca Juga: Ratusan Hektare Lahan di Subang dan Bekasi Berubah Jadi Laut
"Bronjong sangat diperlukan, kami harap dilakukan perbaikan dan pembangunan diteruskan sepanjang pantai agar daratan tidak terus terkikis," jelas Iwan Zulkarnain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar