SuaraKaltim.id - Beasiswa dari Pemkot Bontang bagi mahasiswa rencananya dibuka September 2022 ini. Pemkot Bontang rencananya akan menganggarkan beasiswa melalui APBD Perubahan senilai Rp 1,5 miliar.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Aguswati mengatakan, secara teknis pendaftaran tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Setiap calon penerima, melakukan pendaftaran melalui online.
Pemohon harus mengisi formulir secara online di situs https://e-beasiswa.bontangkota.go.id/home/. Kemudian, membuat akun, lalu isi data.
"Inshaallah tahun ini 2022 ada dibuka. Kalau anggaran sudah diusulkan. Syarat dan tata cara pendaftaran sama seperti tahun lalu," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (12/8/2022).
Katanya, kuota penerima juga tidak jauh berbeda. Sebanyak 491 orang. Namun, dengan proporsi kekuatan anggaran. Masing-masing penerima bisa mendapat beasiswa senilai Rp 3 hingga Rp 4 Juta.
Dari klasifikasi, Ada 3 kategori yang dibuka yakni Beasiswa prestasi mulai tingkat D3, S1 hingga S2. Kemudian beasiswa Koas serta beasiswa penulisan tugas akhir.
"Untuk tahun ini kita juga ada pertimbangan evaluasi dari tahun sebelumnya. Semoga bisa diketuk anggarannya dan berjalan proses seleksinya," sambungnya.
Di akhir, ia menghimbau kepada para calon peserta bisa mempersiapkan berkas yang diminta. Karena, metode seleksi menggunakan rangking IPK tertinggi.
Serta calon penerima juga tidak diperkenankan mendaftar jika sudah mendaftar atau lulus dari beasiswa lainnya seperti Kaltim Tuntas.
Baca Juga: Mahasiswa Agribisnis Universitas Muhammadiyah Makassar Lulus Program Magang Pemuda Tani
"Tahun lalu ada yang mengundurkan diri karena lolos juga menerima beasiswa Kaltim Tuntas. Jadi calon penerima beasiswa diminta teliti sebelum mendaftar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Lonjakan Pembelian Emas di Samarinda, Capai 7 Kilogram pada Januari
-
Pegadaian Imbau Nasabah Tetap Tenang, Likuiditas Tabungan Emas Aman dan Terjamin
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI dalam Menyukseskan Program Perumahan Rakyat
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana
-
3 Mobil Bekas 7-Seater Harga 50 Jutaan, Tangguh buat Perjalanan Jauh