SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berencana bangun bumi perkemahan bertaraf internasional. Lokasinya, berada dekat dengani Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Untuk diketahui, IKN Nusantara sendiri sebagian berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor belum lama ini.
“Kaltim merencanakan pembangunan bumi perkemahan yang diproyeksikan terluas di Indonesia, tidak hanya luas tapi juga terbaik dan bertaraf internasional,” katanya, dikutip dari ANTARA, Jumat (26/8/2022).
Ia mengatakan, tahapan pembangunan bumi perkemahan di Kaltim sudah masuk tahapan proses detail engineering design (DED). Dengan luas pembangunan mencapai 500 hektare.
Ia mengklaim, lahan tersebut lebih luas dari Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur di DKI Jakarta yang menjadi pusat kegiatan kepramukaan. Di mana luasnya sekitar 230 hektare.
Orang nomor satu di Kaltim itu berharap, pembangunan bumi perkemahan tersebut mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
"Karena nantinya, fasilitas tersebut dapat menjadi aset nasional. Dan menjadi pusat kegiatan kepramukaan baru di wilayah IKN," tegasnya.
Ia juga rencananya akan menghadap presiden secara langsung, untuk meminta dukungan pembangunan bumi perkemahan di Kaltim.
Ia menargetkan, pembangunan bumi perkemahan di Kaltim selesai dalam 2 sampai 3 tahun ke depan. Rencana tersebut saat ini sedang dalam proses dan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kaltim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa