SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah menyiapkan lahan untuk lokasi perkemahan internasional.
Lokasi perkemahan tersebut direncanakan berada di kawasan Bukit Soeharto, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar. Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.
"Kami telah menyiapkan lahan dan lokasinya berada di area Bukit Soeharto," ungkapnya, melansir dari ANTARA, Selasa (13/9/2022).
Menurutnya, lahan itu kini tengah diproses oleh Kementerian Kehutanan. Ia mengklaim, hal itu berdasarkan usulan Pemprov Kaltim.
Baca Juga: Lahan Warga Kena Dampak Proyek Muara Rapak, Wali Kota Minta Harus Didukung: Jangan Sampai Ada Lagi
Disinggung terkait status lahan yang akan digunakan, mengingat areal Bukit Soeharto merupakan kawasan Taman Hutan Rakyat, ia memaparkan bisa ada perubahan ataupun status. Bahkan juga, bisa ada pinjam pakai.
"Memang lokasinya di kawasan hutan, namun tidak menjadi masalah karena kami tidak merusak hutan untuk kegiatan perkemahan," terangnya.
Ia melanjutkan, luas lahan sementara yang tengah disiapkan untuk lolasi perkemahan tersebut 500 hektare. Namun demikian, luas lahan tersebut terus diupayakan bertambah. Hingga mencapai 1.200 hektare.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal menyambut baik wacana dari Gubernur Kaltim untuk menyiapkan lahan perkemahan Internasional.
Untuk proposal sedang disiapkan sudah di tahapan Detail Engineering Design (DED). Kalau sudah selesai berkasnya akan dibawa ke pusat.
Baca Juga: Perjuangan Andi Sudirman Rebut Kembali Lahan Tambang PT Vale Dapat Dukungan Akademisi
"Mudah-mudahan bisa menjadi tempat jambore internasional pertama kali di Kaltim dan ini merupakan cita-cita luar biasa kita," jelas Faisal.
Berita Terkait
-
CBDK Akuisisi Saham CKBD 99% Senilai Rp99 Miliar
-
Pramono Anung Akan Resmikan Rusun di Jagakarsa bagi Warga Terdampak Pembebasan Lahan Kali Ciliwung
-
Komitmen Nyata Menuju Swasembada Pangan: Panen Raya Serentak Optimasi Lahan di Merauke
-
Sertifikat Tanah Anda Terbit Tahun 1961-1997? Nusron Wahid Ungkap Risiko yang Mengintai!
-
4 Fakta Masalah Ganti Rugi Tanah Mat Solar sebelum Wafat, Gagal Dipenuhi Rieke Diah Pitaloka
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan