SuaraKaltim.id - November mendatang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim akan berlangsung di Kabupaten Berau. Jadwal sementara terkait pelaksanaan pun sudah diterbitkan. Rencananya pesta olahraga se-Kaltim itu digelar pada 12-23 November 2022 nanti.
Total ada 45 cabang olahraga (Cabor) dipertandingkan. Dari 45 cabor, ada sekitar 9 cabor yang dipertandingkan di luar Kabupaten Berau. Yakni squash, menembak, bowling, biliar yang akan digelar di Balikpapan. Sementara senam, hockey, golf dan anggar dipertandingkan di Samarinda.
Waktu menyisakan sekitar 2 bulan biasanya para kontingen sudah mendaftarkan nama atlet. Yakni entry by name. Hanya saja untuk Balikpapan sampai saat ini belum ada kepastian terkait keikutsertaannya di ajang Porprov tersebut.
Hal itu tak terlepas dari permasalahan yang terjadi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan. Sehingga persiapan untuk multi ajang empat tahunan itu diambil alih Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan.
Terutama terkait entry by name dan entry by number. Hanya saja saat ini DPOP Balikpapan sedang menunggu kabar dari PB Porprov.
"Kami masih menunggu dari PB Porprov. Kan kami menyurati secara tertulis kepada PB Porprov. Jadi masih menunggu dari PB Porprov," ujar Kepala DPOP Balikpapan, Ratih Kusuma, Kamis (14/9/2022).
Tentu kepastian tersebut masih dinanti para atlet. Ditambahkan Ratih saat ini pihaknya rutin menjalin komunikasi dengan cabang olahraga. Memastikan bahwa tidak berdampak pada atlet mulai dari persiapan, latihan, maupun mental mereka.
"Ya kan kami lakukan komunikasi sama pimpinan (Walikota). Kami laporkan semua ke pimpinan untuk arahan lebih lanjut," tambah Ratih.
Ketidakpastian itu rupanya cepat direspon para atlet. Beberapa atlet dari cabang olahraga biliar, panjat tebing, hingga wushu memilih perkuat daerah lain.
Baca Juga: Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 39 Orang, 1 Dinyatakan Meninggal Dunia
Salah satunya Andreas yang bakal memperkuat kontingen Bontang pada Porprov VII Kaltim. Secara aturan mutasi atlet lumrah terjadi, selama masih lintas Kaltim. Namun perhatian lebih dari induk organisasi olahraga yang membina atlet mestinya bisa dijalankan.
Berita Terkait
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
Review Anime Ao no Hako, Cinta dan Ambisi Berpadu dalam Satu Lapangan
-
Mengenal Flora Christin: Peselancar Longboard Indonesia yang Kenakan Kebaya di atas Ombak
-
KONI Gelar Vaksinasi Hepatitis A untuk Atlet
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN