SuaraKaltim.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bontang kembali menambal jalan berlubang di Jalan R Suprapto, Bontang Baru, Rabu (12/10/2022).
Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Bontang Anwar Nurddin mengatakan, jalan di tengah kota ini harus ditambal lagi karena kondisinya sudah cukup parah.
"Melihat kondisinya yang rusak di Jalan R Suprapto ini juga bekas tambalan. Makanya di timpa ulang untuk meminimalisir lubang," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (13/10/2022).
Untuk pengerjaan, Dinas PUPR mengerahkan tenaga kontrak daerah. Sedangkan materialnya memanfaatkan aspal dingin yang tersisa.
Tidak hanya di Jalan R Suprapto, mereka juga menyisir jalan yang ada di Bontang. Sekiranya ada yang dibutuhkan tambal sulam.
"Tidak ada anggarannya ini. Kami manfaatkan sisa material dan yang mengerjakan juga dari tenaga honorer," sambungnya.
Ia menjelaskan, seharusnya perbaikan jalan ini menjadi tanggungjawab pusat melalui Balai Perbaikan Jalan Nasional (BPJN) karena status jalan nasional.
Sayangnya, 2022 ini ternyata dua kegiatan pembangunan Jalan Tol poros Bontang-Samarinda, dan poros Bontang-Sangatta dibatalkan.
"Kemarin kami sampaikan jadi dari dua proyek itu bisa sedikit memasukkan perbaikan di Jalan R Suprapto. Ternyata kegiatan itu di batalkan," ucapnya.
Baca Juga: Ada Penampakan Pocong di Jalan Menuju Lembang, Polisi Turun Tangan
Rencananya, pengaspalan ulang rencananya akan dilakukan pada 2023 menggunakan APBD Kota Bontang. Namun, harus mendapat persetujuan terlebih dahulu ke BPJN.
"Kalau disetujui akan kami perbaiki rencana di 2023 mendatang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya