SuaraKaltim.id - Seorang pria terpaksa mandi di dekat parit lantaran air bersih di rumahnya tak kunjung mengalir. Pria itu berasal dari Samarinda.
Dari video yang diunggah akun @hallosamarinda, ia mengaku dirinya adalah seorang Ketua RT di wilayah tersebut. Nampak tubuh pria itu dibaluri sabun.
Warga lain merekam aksi pria yang mandi di dekat parit itu. Ia mengatakan, kala itu cuaca sedang panas.
"Hari panas, ya Allah," ucap perekam video, dikutip Senin (05/12/2022).
Baca Juga: Berhari-hari Air Bersih Tak Mengalir, Warga Samarinda: Kami Mohon Doa
Pria yang mandi di pinggir parit itu lantas langsung marah-marah. Menggunakan bahasa Banjar ia menuangkan kekesalannya.
"Ini gara-gara PDAM mati (airnya) tahu lah. Pak RT mandi di pinggir jalan ini, kayak apa? Iya, kada beres (enggak beres) PDAM (kerjanya)," ujar pria itu saat direkam.
Ia menuturkan, kinerja PDAM yang tak beres itu lantaran adanya bocoran air di beberapa ruas. Hal itu yang diduga menjadi penyebab pendistribusian air bersih tak berjalan dengan baik di Samarinda.
"Bocor sana, bocor sini. Pak RT beujuk (sampai) mandi di parit nih," singgungnya.
"Pak RT kasiannya. Ya Allah, saumur-umur (seumur-umur)," sambat perekam video.
Baca Juga: 4 Manfaat Minum Air Hangat sebelum Tidur, Bisa untuk Detoks Alami
Admin dari akun itu lantas memberikan keterangan di unggahannya. Di keterangan video, ia menerangkan peristiwa itu terjadi di Jalan Pangeran Suryanata.
Sedangkan di keterangan tulisnya, ia membenarkan bahwa cuaca saat itu sedang panas. Air bersih di wilayah Samarinda juga tak mengalir.
"Ngalih banar handak mandi kadada air maka hawanya panas bujur...... Video: Encep Kancil," lugasnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang juga membagikan pengalaman pribadinya.
" aksi kritik nya totalitas!!!! Lucu bapaknya tp keren juga yak ," sebutnya.
"Seandainya nya, AIR bersih bisa di kelola swasta.... Maka persaingan kualitas, akan bersaing.....," bebernya.
"Mending ga mandi, dari pada manti banyu paret ," sahutnya.
"Asli dengan kekuatan netizen ne PDAM Ne bisa Viral ne Gegara Yg kek Gini aja ," tuturnya.
"Gara gara kelakuan PDAM kasiannya sidin nah," sambungnya.
"Sudah saatnya menSWASTAkan PDAM SAMARINDA,, Pilih pemimpin nya yg profesional dari luar daerah bukan dari kalangan karyawan mereka sendiri turun temurun alhasil ya gini, bertahun tahun gak ada perubahan walaupun banyak buat IPA tetap aja banyak daerah yg mati air,, makanya di usahakan dulu hajat hidup orang banyak, baru memakmurkan karyawannya, ini kebalik, karyawan dulu di makmur kan, masyarakat ngalih air bodo amat, yg penting lancar uang pembayaran masyarakat masuk ke kantong PDAM ,, parah," tulisnya.
Berita Terkait
-
20 Ribu Warga Berkunjung ke TMII, Air Mancur Goyang dengan Drone Show Digelar Selama Libur Lebaran
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air, Pertamina Bangun Sanitasi Air Bersih di 131 Daerah
-
Harga Tiket Lion Air Jakarta-Makassar dan Jakarta Medan Terbaru
-
CEK FAKTA: Raffi Ahmad Sebut Air Garam Bisa Atasi Diabetes
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN