SuaraKaltim.id - Sembilan daerah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat pada Jumat (27/01/2023) dan Sabtu (28/01/2023).
Semua pihak diimbau waspada. Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Erika Mardiyanti belum lama ini.
"Dampak dari peristiwa ini antara lain bisa berupa banjir, sungai meluap, pohon tumbang, jalan licin, dan tanah longsor," ujarnya, melansir dari ANTARA, Jumat (27/01/2023).
Informasi prakiraan cuaca ini pun telah disampaikan kepada pihak terkait. Termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik di tingkat provinsi maupun kota masing-masing. Tujuannya, agar dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisasi dampaknya ke masyarakat.
Sedangkan sembilan kabupaten/kota yang berpotensi mengalami peristiwa tersebut adalah Kabupaten Berau, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), Kutai Timur (Kutim), Mahakam Ulu (Mahulu), Kota Bontang, Samarinda, dan Kota Balikpapan.
"Rincian dari sembilan daerah tersebut adalah Jumat pagi menjelang siang berpotensi terjadi di Berau yang meliputi Kecamatan Tanjung Redeb, Pulau Derawan, dan Kecamatan Tabalar, siang hingga sore di Kecamatan Tanjung Redeb dan sebagian Kabupaten PPU, terutama Kecamatan Babulu," jelasnya.
Pada malam hingga dini hari di Kabupaten Kukar yang meliputi Kecamatan Muara Muntai, Sandaran, Long Iram, Muara Jawa, Tenggarong, Sebulu.
Kemudian Kabupaten Kutim meliputi Kecamatan Kongbeng, Muara Wahau, Muara Ancalong, Karangan, Sangatta, Baru Ampar, dan Kecamatan Bengalon.
"Berikutnya adalah Kabupaten Kutai Barat yang meliputi Kecamatan Muara Pahu, Bentian Besar, Damai, Kabupaten Mahakam Ulu meliputi Kecamatan Long Apari, Long Bagun, Laham, sebagian besar Kota Samarinda, dan Balikpapan, serta di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau," bebernya.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Jawa Tengah Bagian Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Untuk prakiraan hujan lebat pada Sabtu 28 Januari, lanjut Erika, pagi hingga menjelang siang di Berau yang meliputi Kecamatan Pulau Derawan dan Tabalar. Siang hingga sore di Kecamatan Karangan, Kutim.
Pada malam hingga dini hari di Tanjung Redeb, Pulau Derawan, Kabupaten Kutai Kartanegara meliputi Muara Muntai, Muara Jawa, dan Kecamatan Tenggarong, kemudian Kota Bontang dan Kota Samarinda,, Kecamatan Babulu di Kabupaten PPU,.
"Kabupaten Kutai Barat meliputi Kecamatan Long Iram, Sendawar, Muara Pahu, Tabang, Bentian Besar, Damai, di Kutai Barat meliputi Kecamatan Melak, Kongbeng, di Kutai Timur meliputi Kecamatan Muara Wahau dan Muara Ancalong, di Mahakam Ulu meliputi Kecamatan Long Apari, Long Bagun, dan Laham," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jelang Aksi 21 April, Kantor Gubernur Kaltim Dipasang Kawat Berduri
-
Pemprov Kaltim Jawab Isu Anggaran Makan-Minum Gubernur Capai Rp25 Miliar
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tetap Ngantor Meski Didemo, Bakal Temui Massa Aksi?
-
Niat Salat Istighosah Berjamaah dan Bacaan Doa yang Digelar Pemprov Kaltim Jelang Aksi 21 April
-
Jelang Demo Besar-besaran 21 April, Pemprov Kaltim Gelar Salat Istighosah Berjamaah