SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase sudah mengantongi tiket dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju di dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tahun depan.
Pun demikian, ia masih menunggu restu dari masyarakat Bontang. Hal itu sebagai bentuk dukungan moril berkancah di pemilu nanti.
Di Pilkada, orang nomor satu di Bontang ini mengaku tak ingin terburu-buru bersikap. Ia menunggu 'restu' dari masyarakat Kota Taman.
Ia mengaku, tak ingin maju apabila tak mendapat dukungan masyarakat yang ia pimpin kini. Lebih lanjut, hasil survei saat ini tak menguntungkan dirinya.
Kendati demikian, ia tak terlalu ambil pusing soal hal tersebut. Sebab, sejak dulu hasil survei selalu menempatkan elektabilitasnya rendah.
Menurutnya, hasil survei selalu menguntungkan yang memesan jasa tersebut. Karena pesanan pemasang, makanya hasil yang disampaikan tak akurat.
"Kalau survei politik saya memang selalu rendah karena itu pesanan atau by request. Bahkan dari dulu. Tapi itu bukan patokan," bebernya, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (28/04/2023).
Ia melanjutkan, hasil elektabilitas rendah justru berbanding terbalik dengan hasil penilaian kepuasan masyarakat. Hasil survei Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menunjukkan perolehan kepuasan pelayanan masih di atas rata-rata.
Baca Juga: Uangnya Dipakai Ngelem, 2 Pemuda di Bontang Selatan Curi Komponen Alat Berat
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA