SuaraKaltim.id - Sejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar) seperti Samboja, Muara Jawa, Loa Janan, Loa Kulu Tenggarong Seberang, dan Kota Bangun mengembangkan ternak sapi, salah satunya melalui penggemukan.
Jelang perayaan Idul Adha, penggemukan khususnya sapi jantan semakin meningkat. Biasanya, penggemukan dilakukan sejak enam bulan sebelum hari raya kurban.
Para peternak di daerah-daerah tersebut secara mandiri melakukan penggemukan sapi. Namun Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Distanak) juga ikut serta melakukan pendampingan dan memberikan pembinaan.
"Selama ini peternak melakukan penggemukan secara mandiri, tetapi Distanak tetap mendampingi dalam hal pembinaan," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Distanak Kukar, Aji Gozali, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (01/06/2023).
Ia menjelaskan, para peternak diberikan penyuluhan dan pembinaan, terutama dalam hal kesehatan dan reproduksi hewan.
Selain itu, pemilihan pejantan yang berkualitas juga menjadi fokus agar bisa digunakan sebagai bibit baru selain sebagai hewan kurban.
"Kami siap membantu mereka dalam masalah kesehatan hewan dan juga memberikan bimbingan terkait reproduksi hewan," sambungnya.
Dengan adanya pemggemukan sapi, akan berdampak positif terhadap para peternak dan juga masyarakat yang membutuhkan hewan kurban.
"Dengan adanya pembinaan dari Distanak, diharapkan kualitas sapi yang dihasilkan semakin baik dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyembelih hewan kurban," tutupnya.
Baca Juga: IKN Nusantara Dorong Pengembangan Industri Tani di Kukar
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'