SuaraKaltim.id - Rencana membangun terminal skytrain Bandara APT Pranoto mendapatkan tanggapan dari Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis.
Dia menyebut, rencana pembangunan skytrain yang menghubungkan secara langsung dengan bandara APT Pranoto adalah hal yang patut mendapatkan dukungan dan apresiasi oleh berbagai pihak.
"Sebagai anggota DPRD Kaltim saya memberikan dukungan dan apresiasi perihal wacana Pemkot tersebut" ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (30/10/2023).
Untuk diketahui, jarak lintasan skytrain dari Stadion Madya Sempaja ke Bandara APT Pranoto mencapai 14,6 kilometer. Jarak tempuh lewat jalan umumnya sekitar 21 kilometer.
Diperkirakan, penumpang yang ingin ke Bandara APT Pranoto menggunakan skytrain hanya membutuhkan waktu 21 menit. Politisi PDIP Kaltim itu juga berharap agar rencana itu tak mengabaikan kebutuhan dasar warga.
"Ya kita perlu mendukung, demi kemajuan Samarinda yang lebih modern dengan adanya skytrain ke depannya," harapnya.
Dia menyebut, Samarinda merupakan Ibu Kota Provinsi Kaltim. Sekaligus, penyangga ibu kota negara (IKN) Nusantara, tentunya akan menjadi sorotan warga pendatang.
"Saya menilai rencana tersebut adalah gagasan yang patut diberikan apresiasi, sebab mulai dari sekarang, Kaltim mesti berbenah, dimulai dari kemajuan pembangunan Ibu Kotanya. Saya mengingatkan kepada Pemkot Samarinda agar prioritas kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan tidak terabaikan," tutupnya.
Baca Juga: Rencana Akmal Malik, Jadikan Kukar dan PPU Sebagai Lumbung Pangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA