SuaraKaltim.id - Polres Bontang menurunkan spanduk organisasi masyarakat (Ormas) yang mengklaim lahan hutan lindung di kawasan Bontang Lestari pada Rabu (01/11/2023) pukul 09.00 Wita. Hal itu disampaikan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kabag OPS Kompol Awan Kurniawan.
Ia mengatakan, aktivitas hari ini ialah patroli gabungan di kawasan hutan lindung Bontang Lestari. Patroli itu diikuti oleh Kodim 0908, Kesbangpol, Satpol-PP, Polhut, dan pihak kelurahan.
Setelah menyisir tim mendapati 3 kawasan yang diklaim oleh Ormas. Sementara secara regulasi yang berlaku jelas mengatur larangan aktivitas di atas hutan lindung tepatnya di RT 01 Bontang Lestari.
"Kami copot 3 spanduk ormas yang bertuliskan Lahan Ini Dalam Pengawasan Beradat Dan Aliansi Ormas Daerah Kota Bontang ( Dilarang Melakukan Aktifitas Apapun Di Atas Lahan Ini," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Lebih lanjut, kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Berkaca beberapa waktu silam terjadi penyerangan orang tidak dikenal ke salah satu warga.
Diharapkan dengan patroli ini bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif di sekitar kawasan hutan lindung. Selain menertibkan spanduk, tim gabungan juga memasang baliho terkait larangan beraktivitas di kawasan hutan lindung. Total ada 4 spanduk yang dipasang.
"Kita pasang lagi spanduk larangan. Apalagi status hutan lindung. Apalagi ada aktivitas menebang, memungut dan mengangkut hasil hutan kayu secara tidak sah," sambungnya.
Diakhir Kompol Awan menjelaskan patroli gabungan ini akan berkelanjutan. Sasarannya nanti kepada kelompok tani yang masih beraktivitas di kawasan hutan lindung. Sepanjang patroli tadi semua berlangsung kondusif tanpa ada hambatan.
"Tadi berlangsung aman dan kondusif. Kita akan terus patroli kedepannya," pungkasnya.
Baca Juga: Menikmati Wisata Bahari di Pantai Marina Bontang yang Masih Asri
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Minggu 22 Februari 2026
-
Mobil Dinas Baru Gubernur Kaltim Senilai Rp8,5 M: Bisa Jangkau Medan Ekstrem
-
Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar, Pemprov Buka Suara
-
Sejumlah Jalan di Samarinda Digenangi Banjir, BPBD Siaga
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Jumat 20 Februari 2026