SuaraKaltim.id - Menyongsong kehadiran Ibu Kota Negara (IKN), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor menekankan pentingnya pengembangan sistem pendidikan yang berkualitas.
Menurutnya, pengembangan sistem pendidikan menjadi kebutuhan mendesak. Ia menekankan bahwa PPU harus mengakselerasi diri dan memperhatikan perkembangan pendidikan.
“Kalau memang itu menjadi sebuah kebutuhan, enggak papa. Kita mencoba mengakselerasi diri supaya ada pengembangan,” ujarnya, melansir dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (09/11/2023).
Ketua DPRD PPU ini menggambarkan situasi di mana sekarang IKN telah melakukan ground breaking untuk Nusantara Internasional School (NIS), sedangkan sebelumnya sekolah-sekolah bertaraf internasional sudah tidak begitu diunggulkan di PPU.
Baca Juga: Percepatan Digitalisasi Pendidikan, Lebih dari 7.000 Sekolah di Indonesia Manfaatkan Pijar Sekolah
Syahrudin M Noor menyoroti pentingnya membangun sekolah yang sesuai dengan kebutuhan, terutama untuk menghadapi hadirnya IKN.
“Sekarang ini kan menjadi penting bahwa kita membangun sekolah kalau memang itu menjadi sebuah kebutuhan, ya kita harus lakukan,” tuturnya.
Menurutnya, perubahan dan pengembangan sistem pendidikan adalah langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat mendukung perkembangan IKN.
Pandangan Ketua DPRD PPU tersebut mencerminkan perhatian yang mendalam terhadap persiapan daerahnya untuk menunjang perubahan besar yang akan terjadi dengan hadirnya IKN.
Dalam upaya memajukan daerahnya, pembangunan sistem pendidikan yang kuat dan berkualitas menjadi salah satu poin kunci yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: BSSN dan Kominfo Siapkan 39.000 Orang Buat Cegah Kebocoran Data di IKN
Berita Terkait
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
Generasi Unggul: Warisan Ki Hajar Dewantara, Mimpi Indonesia Emas 2045?
-
Jalan Terjal Politik Ki Hajar Dewantara: Radikal Tanpa Meninggalkan Akal
-
Adab Al Ghazali Jadi Omongan, Buntut Dipakaikan Kaos Kaki oleh Asisten
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN