SuaraKaltim.id - Terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak kandungnya yang masih berusia 8 tahun dikabarkan meninggal dunia pada Senin (13/11/2203) pagi. Kabar itu disampaikan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto di hari yang sama.
Katanya, kabar duka itu didapat dari pelapor yang mengatakan terduga pelaku menghembuskan nafas terakhir di rumahnya.
"Terduga pelaku pelecehan anak kandung dikabarkan meninggal. Kabarnya meninggal karena punya riwayat sakit ginjal," kata Iptu Hari Supranoto, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Padahal, Sat Reskrim Polres Bontang baru saja akan menggelarkan rilis atas kasus itu. Lantaran, hasil pemeriksaan psikologi anak yang jadi korban telah terbit.
Saat ini Tim Reskrim tengah berada di rumah duka untuk memastikan penyebab kematian dan meminta surat keterangan meninggal dunia terduga pelaku.
"Kita rencana mau gelar kasus hari jni dan menetapkan tersangka. Karena hasil tes psikologi korban memang adanindikasi pelecehan seksual," ucapnya.
Dengan informasi meninggal dunianya terduga pelaku, Polisi akan memberhentikan pelaporan dugaan kasus pelecehan seksual oleh ayah kandung tersebut.
"Kita akan berhentikan penindakan kasusnya. Karena terduga pelaku meninggal dunia," pungkasnya.
Baca Juga: Simpan 690 Butir Ekstasi, Pemuda 35 Tahun di Bontang Ditangkap Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat
-
Kaltim Berusaha Jaga Harga Sawit Pasca Pidato Prabowo soal Ekspor Terpusat
-
QLola by BRI Hadir sebagai Strategi Cerdas Mengelola Payroll Perusahaan Secara Efisien
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Berbagai Keuntungan bagi Para Traveler, Yuk Cek di Sini!
-
BRI Perluas Investasi Syariah, Bersama Syailendra Capital Garap Reksa Dana: Return Tembus 7,58%