SuaraKaltim.id - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, Balikpapan mendapatkan 10 ribu dosis vaksin untuk anak usia 6 – 14 tahun. Vaksinasi DBD merupakan upaya pencegahan dan pengendalian DBD.
Pihaknya mengedarkan surat informed concent kepada orang tua siswa, sebelum dilakukan vaksinasi.
“Lembar persetujuan bahwa anaknya akan mendapat vaksinasi DBD,” ucapnya kepada media, disadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (12/12/2023).
Dio, biasa kerap disapa, menyebutkan sudah ada 3.000-an persetujuan yang telah terkumpul dari orang tua.
“Berharap orang tua siswa mengisi lembar informed concent agar proses vaksinasi dapat segera selesai, sehingga kasus DBD di Balikpapan bisa menurun,” ujarnya.
Nantinya anak-anak yang telah divaksin memiliki kekebalan. Walaupun tidak kebal 100 persen.
Akan tetapi, jika terkena DBD tidak akan seberat anak yang belum divaksinasi. Tercatat kasus DBD hingga Desember 2023 mencapai 1.931 kasus di Balikpapan.
Angka itu melebihi jumlah kasus tahun lalu yaitu 1.897 kasus. Sedangkan, kasus kematian DBD tahun ini sebanyak 4 kasus, artinya lebih rendah dari 2022 sebanyak 7 kasus.
“Kasus kematian menurun karena faktor deteksi dini. Puskesmas, klinik, dan laboratorium sudah memiliki deteksi dini lebih cepat dan tata kelola penanganan DBD di rumah sakit sudah lebih baik,” katanya.
Untuk diketahui, vaksinasi DBD kepada anak harus mendapatkan persetujuan orang tua, karena memang tidak boleh memaksa. Vaksinasi dilaksanakan di sekolah, petugas kesehatan akan datang berkunjung ke sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah