SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun di Balikpapan, mendeteksi ada 31 titik panas tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang Rabu (20/12/2023). Sehingga, pihak terkait diimbau melakukan penanganan.
Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Data Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Diyan Novrida belum lama ini.
"Sebanyak 31 titik panas ini terdeteksi Rabu kemarin mulai pukul 01.00 - 24.00 WITA," ujarnya, disadur dari ANTARA, Kamis (21/12/2023).
Informasi sebaran titik panas ini langsung disampaikan kepada pihak terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing, agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.
Titik panas sebanyak ini mengalami kenaikan dibanding sehari sebelumnya Selasa (19/12/2023) yang terpantau 22 titik. Sehingga ia mengimbau seluruh elemen masyarakat membantu mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat antara lain tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan, karena daun dan ranting kering rawan menyebarkan kebakaran lebih luas.
Diakuinya, saat ini memang sudah masuk musim hujan, tetapi masih ada sejumlah kawasan yang tidak terjadi hujan dalam beberapa hari, sehingga menyebabkan daun dan ranting mengering yang mudah terbakar.
"Sebanyak 31 titik panas yang terpantau kemarin tersebar di empat kabupaten yakni Kutai Barat (2), Kutai Timur (7), Kutai Kartanegara (1), dan Kabupaten Berau (21)," kata Diyan.
Rincian per kecamatan untuk 31 titik panas pada Rabu kemarin adalah di Kutai Barat (Kubar) yang terdeteksi 2 titik, keduanya berada di Kecamatan Bongan.
Baca Juga: BMKG Perkirakan 9 Daerah di Kaltim Alami Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Kemudian di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ada 7 titik, semuanya berada di Kecamatan Bengalon. Lalu di Kutai Kartanegara (Kukar) berada di Kecamatan Muara Wis.
"Di Kabupaten Berau yang terdeteksi 21 titik panas, tersebar di tujuh kecamatan yakni Gunung Tabur (1), Pulau Derawan (1), Sambaliung (10), Segah (6), Tabalar (1), Talisayan (1), dan Kecamatan Teluk Batur satu titik," kata Diyan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa
-
Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat
-
Gubernur Kaltim Pecat Ajudannya yang Arogan, Sampaikan Permintaan Maaf
-
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura