SuaraKaltim.id - Hutan mangrove yang indah selalu menjadi salah satu tujuan untuk berwisata yang cocok untuk para keluarga maupun kerabat dekat.
Salah satu hutan mangrove yang patut untuk dikunjungi adalah Hutan Mangrove Lati Tuo di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.
Di hutan mangrove Lati Tuo ini, pengunjung dimanjakan dengan berbagai pesona alam yang masih asri.
Saat memasuki kawasan ini, pengunjung akan dibuat takjud dengan adanya jalanan menuju jembatan yang di cat berwarna warni.
Adapun, warna warni tersebut merupakan hasil kreasi dari masyarakat setempat yang ingin menambah daya tarik wisatawan.
Di sisi lain, hutan mangrove ini juga dikenal dengan banyak spot fotonya yang instagramable.
Pengunjung bisa berfoto ria di wahana selfie dekat sungai yang melintas ditengah-tengah hutan mangrove.
Kemudian, di hutan mangrove ini juga disediakan gazebo untuk wisatawan bisa bersantai menikmati pemandangan yang ada.
Saat tiba di lokasi wisata, mata pengunjung langsung dimanjakan dengan luasnya hamparan mangrove yang terbentang dengan indahnya.
Baca Juga: Wisata Unik di Kaltim, Pengunjung Bisa Ikut Lepas Orang Utan ke Habitat Asli
Di tengah dari hutan mangrove inilah letak dari jembatan kayu dengan panjang ratusan meter ini berdiri kokoh untuk menghubungkan jalur antar mangrove.
Alhasil, untuk menikmati pemandangan di hutan mangrove ini pengunjung dapat berkeliling mengitari jembatan.
Selain jembatan, rupanya fasilitas dari hutan mangrove ini adalah disediakannya aula yang cukup luas.
Adapun, aula ini biasanya dipergunakan bagi pengunjung yang datang dalam jumlah banyak atau rombongan.
Spot-spot foto yang ada dalam hutan mangrove ini juga cukup beragam, di antaranya berbagai kata mutiara atau quote yang menarik dan ada spot foto gembok cinta.
Keunikan lain dari hutan mangrove ini adalah pengunjung harus siap untuk berjaga-jaga karena masih ada monyet yang berkeliaran.
Meski monyet-monyet yang berkeliaran itu sudah jinak, tetapi pengunjung tetap harus berhati-hati karena bisa saja mereka tiba-tiba menerjang kita.
Lantas untuk mengunjungi hutan mangrove ini, pengunjung bisa menempuh perjalanan selama 10 menit dari ruas Jalan Raya Kuaro.
Sementara, pengunjung bisa berangkat dari pusat kota Kecamatan Tanah Grogot selama sekitar 45 menit.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar
-
Masyarakat Kaltim PBI JK Tak Aktif Masih Bisa Berobat Bermodal KTP
-
Warga Kaltim Diminta Reaktivasi PBI JKN di Dinas Sosial Terdekat
-
Kaltim Berencana Aktifkan Ribuan Sumur Minyak Tua demi Dongkrak PAD