SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana memasang 500 titik lampu Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) di seluruh kelurahan tahun ini.
Lampu penerangan jalan ini akan dipasang di titik yang minim pencahayaan, sesuai usulan di Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrembang) tahun lalu.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Edy Prabowo mengatakan, pemasangan mulai dilakukan persiapan bulan ini. Namun, ia tak merinci lokasi mana saja yang akan dipasangi lampu.
"Ada 500 titik kita pasang PJL tahun ini. Tersebar di 15 kelurahan," kata Edy Prabowo, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (19/01/2024).
Mengenai anggaran pemasangan lampu PJL, Edy mengaku, tiap pos disesuaikan dengan paket kegiatan. Rata-rata untuk 1 paket berkisar Rp 21 juta. Sedangkan, metode pembelanjaannya dengan skema e-Katalog.
Dari pantauan Klik Kaltim, ada beberapa titik gelap yang ada di Bontang. Semisal wilayah kelurahan Satimpo, Api-Api, dan Gunung Elai, bahkan jalur sebagian Bontang Kuala.
"Anggarannya nanti saja dilihat. Nanti pakai E-Katalog. Jadi titik gelap di Bontang semoga bisa tahun ini terang kembali," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas