SuaraKaltim.id - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU), Alimuddin, memberikan klarifikasi terkait proyek pembangunan siring dan timbunan SDN 040 PPU dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,1 Miliar.
Proyek pengerjaan landscape sekolah ini menjadi sorotan lantaran Pj Bupati PPU, Makmur Marbun melakukan sidak secara langsung dan menganggap proyek ini lalai serta mengecewakan.
Alimuddin menegaskan bahwa sebagai kepala dinas, ia tetap bertanggung jawab terhadap proyek tersebut.
"Program ini sebenarnya sudah selesai 100 persen sesuai dengan anggaran yang ada dengan penambahan waktu kemarin ditambah dengan mekanisme denda. Tinggal dirapikan saja sebenarnya," ujarnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (06/02/2024).
Ia juga menjelaskan rencana lanjutan untuk proyek tersebut. Ia mengakui bahwa banjir yang terjadi lantaran proyek tersebut dianggapnya mesti dilanjutkan di tahap berikutnya.
"Nanti di 2024 ini akan dilanjutkan untuk timbunan jalan. Kalau ini kan memang harus ditimbun. Benar saja kalau banjir, karena ini kan belum ditimbun," tambah Alimuddin.
Menyinggung status sekolah tersebut dalam program prioritas, Alimuddin menjelaskan bahwa nantinya, pembangunan apapun termasuk fisik terhadap sekolah ini akan menjadi perhatian serius pihaknya.
"Ini salah satu sekolah yang masuk program sekolah prioritas. Jalan ini pasti nanti akan dirapikan tetapi menunggu APBD berikutnya," jelasnya.
Dengan demikian, Alimuddin menyampaikan bahwa proyek tersebut telah selesai sesuai dengan anggaran yang tersedia, dan proses selanjutnya akan dilanjutkan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Keunikan Desa Wisata Bangun Mulya di Penajam Paser Utara yang Dijuluki Kampung Budaya
Pj Bupati PPU Kecewa Berat, Proyek Siring SDN 040 PPU Tak Sesuai Harapan
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pengerjaan pembangunan siring dan timbunan SDN 040 PPU pada Senin (05/02/2024) kemarin.
Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1,1 miliar, merupakan bagian dari Program Pengelolaan Pendidikan yang dikelola oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU.
Dana untuk proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU tahun 2023. Pelaksanaan proyek ini dikerjakan oleh CV Raal Lynsaira Persada dengan waktu pelaksanaan 110 hari kalender.
Dokumen dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) PPU menunjukkan bahwa, proyek ini bertujuan untuk memperbaiki landscape sekolah, sehingga lapangan yang ada dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar siswa dan juga sebagai langkah penanganan banjir yang sering melanda SDN 040 PPU.
Orang nomor satu di Benuo Taka itu juga dengan tegas menyatakan kekecewaannya terhadap kemajuan proyek yang tidak sesuai harapan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya