SuaraKaltim.id - Komitmen untuk mendukung pengrajin lokal Benuo Taka untuk meningkatkan kualitas dan eksistensi produk sepatu lokal. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) PPU, Saidin belum lama ini.
"Kami sudah melakukan pelatihan untuk pembuatan sepatu, tetapi kami berharap itu tetap berlanjut dan kami sebenarnya sudah membantu untuk membelikan mesin jahit pembuatan sepatu ini," ujar Saidin, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (08/02/2024).
Menyadari pentingnya pengembangan keterampilan, Saidin menyampaikan rencananya untuk melanjutkan pelatihan lanjutan bagi para pengrajin sepatu.
"Nah, memang kemarin pelatihan ini masih dasar, saya ingin meneruskan pelatihan lanjutan yaitu ke tahap terampil. Termasuk nanti juga tata cara branding bagi produknya," tambahnya.
Saidin juga mengungkapkan kesulitan yang dihadapi dalam proses pembuatan sepatu, terutama dalam hal pembuatan pola.
"Pembuatan sepatu ini yang paling sulit itu ada di bagian pembuatan polanya. Ketika polanya salah, maka enggak pas di kaki dan tidak nyaman. Kalau produk yang saya pakai ini enak sekali," jelasnya.
Lebih lanjut, Saidin memperkenalkan produk sepatu hasil kerja keras kelompok pengrajin binaan KUKM Perindag.
"Sepatu yang saya pakai ini merupakan hasil produksi dari kelompok pengrajin binaan KUKM Perindag. Ada sekitar 40 orang yang kemarin kami latih untuk bisa menciptakan sepatu ini," ungkapnya.
Dengan semangat pengembangan industri lokal, Saidin juga mengungkapkan upaya untuk membentuk sentra sepatu di PPU.
Baca Juga: Kadisdikpora PPU Klarifikasi Proyek SDN 040: Sudah Selesai 100%
"Dari 40 orang yang kami latih itu, bahkan beberapa kami sudah ajak untuk membentuk sentra sepatu yang sempat kami launching juga di Babulu," tutupnya.
KUKM Perindag PPU berharap, pengrajin lokal dapat terus berkembang dan menjadikan produk sepatu lokal sebagai salah satu komoditas unggulan yang dapat dikenal dan diminati tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional maupun internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
KPK Ingatkan Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Senilai Rp8,5 Miliar
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Mobil Dinas Suami Rp8,5 Miliar, Gaya 'Noni Belanda' Sarifah Suraidah Jadi Omongan
-
Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Unggahan Istri Gubernur Kaltim Singgung Kedengkian
-
Sindiran Menohok Warnai Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Rudy Mas'ud