SuaraKaltim.id - Layanan Wifi Gratis Pemkot Bontang akan dikunci untuk umum selama 4 hari demi memfasilitasi pelaksanaan Pemilu nanti. Rencananya pembatasan akses ini mulai dilakukan pada Selasa (13/2/2024) hingga Jumat (16/2/2024) nanti.
Hal itu disampaikan Kabid Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Yudhi Pancoro saat dikonfirmasi. Katanya, akses Wi-Fi ditutup sementara untuk men-support pelaksanaan Pemilu 2024.
Di mana setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) membutuhkan akses internet untuk mengirim data. Kemudian juga agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa terus memperbaharui data dengan real time.
Ia menegaskan, jangan sampai, karena dibuka umum justru menghambat kecepatan internet untuk keperluan Pemilu di Bontang.
"Kita tutup untuk umum. Jadi yang bisa akses nanti petugas KPU, dan di setiap TPS. Jadi KPU bisa cepat mengisi keperluan secara online," ucap Yudhi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (12/02/2024).
Untuk itu Diskominfo Bontang meminta maaf kepada masyarakat. Wi-Fi gratis akan kembali normal pada Sabtu (17/2/2024).
Untuk akses Wi-Fi gratis juga tidak diperkenankan untuk para saksi Parpol yang bertugas di TPS. Penggunaannya hanya dikhususkan kepada permintaan petugas KPU.
"Nanti kita akan buka usai pemilu. Jadi nohon bersabar untuk masyarakat biasa. Ini bentuk support Pemkot Bontang dalam hal mensukseskan Pemilu 2024," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi