SuaraKaltim.id - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengajak para bupati dan wali kota di wilayah setempat untuk mengembangkan pertanian dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di daerah.
Hal itu disampaikan Akmal Malik saat panen perdana buah melon varietas golden KI budi daya green house Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Tenggarong, di Waduk Panji Sukarame Tenggarong, Senin (12/02/2024) kemarin.
"Semua daerah di Kaltim potensial dengan masing-masing keunggulan dan sumber daya alam yang dimiliki termasuk lahan pertanian," katanya, disadur dari ANTARA, Selasa (13/02/2024).
Ia menjelaskan, pengelolaan pertanian di Kaltim selama ini masih kurang maksimal, sehingga yang dihasilkan juga kurang maksimal.
Pj Gubernur Akmal Malik mengungkapkan rasa syukur atas dilaksanakannya panen perdana melon varietas golden pada green house yang dikelola oleh KTNA dan KWT Kecamatan Tenggarong.
Dia juga memberikan apresiasi atas dukungan dan fasilitas yang diberikan Pemkab Kutai Kartanegara untuk membangun green house di kawasan Waduk Panji Sukarame.
“Sangat senang sekali di Senin pagi ini bisa panen melon di green house bersama bupati dan Forkopimda Kukar. Kebahagiaan itu yang tertinggi. Masuk dalam masa tenang dari pemilu, kita berkebun,” ucapnya.
Akmal mencontohkan Pemkab Kukar sudah melakukan langkah yang bagus dengan memberikan dukungan untuk green house dan sudah berhasil membudidayakan melon dengan kualitas grade 16 dengan rasa yang manis.
"Kami berharap pemerintah daerah memberikan modal kepada petani atau kelompok tani, kita kasih pelatihan keterampilan, kasih fasilitas. Karena tidak ada lahan yang tidur, yang ada orang yang tidur. Ayo kita membangunkan masyarakat untuk bisa mengelola pertanian yang ekonomis,” ajak Akmal Malik.
Baca Juga: 237 PKD dan 2.269 PTPS Dikerahkan Awasi Politik Uang di Kukar
Pada kesempatan ini, Pj Gubernur Akmal Malik, Bupati Kukar Edi Damansyah dan Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Kaltim, Pemkab Kutai Kartanegara dan Bankaltimtara tentang fasilitas kredit kepada usaha tani.
"Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini juga akan membantu para petani dan kelompok tani untuk mendapatkan modal usaha tani mereka."
Ia menegaskan kunci dari pengembangan pertanian bukan hanya di kredit, tetapi juga di pemasaran.
"Oleh sebab itu harus ada kolaborasi lintas sektoral, seperti Dinas Pasar yang dimiliki kabupaten/kota tugasnya tidak hanya mengelola pedagang atau memungut retribusi saja, tetapi bisa diberdayakan untuk membantu pemasaran hasil tani khususnya dari green house, sehingga para petani tidak kebingungan menjual produknya," ungkap Akmal Malik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Harga Emas Antam Anteng di Hari Lahir Pancasila, Berikut Daftar Lengkapnya
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat
-
Kaltim Berusaha Jaga Harga Sawit Pasca Pidato Prabowo soal Ekspor Terpusat
-
QLola by BRI Hadir sebagai Strategi Cerdas Mengelola Payroll Perusahaan Secara Efisien
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Berbagai Keuntungan bagi Para Traveler, Yuk Cek di Sini!