SuaraKaltim.id - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kelurahan Loktuan mengamuk sambil membawa senjata tajam (Sajam) pada Jumat (16/02/2024) pagi tadi.
Hal itu dibenarkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan Aipda Bambang Sumantri. Ia mengatakan, ODGJ itu berinisial He dengan usia 40 tahun. Ia tinggal di Bukit Kusnodo.
Informasi yang diterimanya ODGJ itu terlepas dari ruang isolasi rumahnya. Kabur hingga ke simpang Bontang-Sangatta.
Sajam itu pun didapatnya di sana dari pemilik orang lain. Kemudian pihak keluarga mencegat pelaku di simpang 4 RS PKT.
Sempat berkelahi dengan keluarganya, pelaku lantas jalan dan kabur hingga ke Loktuan. Sampai pada akhirnya berhasil diamankan kembali oleh beberapa warga setempat.
"Jadi ini ODGJ bukan orang mabuk yah. Dia kabur dari tempat isolasinya. Terus mengamuk saat mau ditangkap," ucap Aipda Bambang Sumantri, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Lebih lanjut, saat ini pelaku sudah diamankan dan ditempatkan kembali diruangan khusus. Pihak kepolisian juga menganggap akibat perbuatan pelaku tidak melukai siapapun atau menyebabkan korban jiwa.
"Tidak ada korban atas kejadian itu. Pelaku sudah juga didapat dan di tempat kan diruangan khsusus," pungkasnya.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Keberangkatan Kapal Pelni dari Pelabuhan Loktuan di Januari 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA