Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 21 Februari 2024 | 16:00 WIB
Tarian Ngerangkaw, tarian di upacara kematian Suku Dayak Benuaq. [YouTube]

Pada bagian kepalanya dikenakan perlengkapan sebagai topi yang dibuat dari rotan yang dianyam dan dihiasi dengan kulit jomoq.

Kemudian pemimpin penari mengenakan topi yang pada bagian depannya dipasang hiasan menyerupai tanduk kerbau yang terbuat dari
kayu.

Penari kerangkaw, baik laki-laki maupun perempuan, melakukan gerak tari meloncat sambil mengepak dan setiap tiba pada perhentiannya, mereka meneriakkan "hea .... hea ... hea" secara serentak bersama-sama.

Tarian ini dilakukan sambil mengitari ruang lamin sebelah luar. Biasanya tarian ngerangkaw itu ditarikan oleh empat belas laki-laki dan empat belas wanita secara bergantian.

Baca Juga: Sejarah Musik Sape Menurut Mitologi Suku Dayak

Pada saat menari ini, beberapa penari bagian depan sambil menggendong atau memikul tengkorak.

Tarian dilakukan tujuh kali putaran, dari ujung lamin ke ujung lamin. Seterusnya tarian ngerangkau ditarikan setiap malam sampai upacara selesai.

Kontributor: Maliana

Load More