SuaraKaltim.id - Satu kursi di DPR RI diklaim didapatkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Kursi ke-8 merupakan posisi terakhir dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur (Kaltim).
Untuk diketahui, dalam 3 periode terakhir, PAN alpa dari kursi di Senayan. Klaim kursi terakhir yang didapatkan PAN itu disampaikan Koordinator Badan Saksi Nasional (BSN) PAN Lalu Edi Rahardianto.
Ia mengatakan, PAN telah selesai melakukan perhitungan C1 salinan atau hasil penghitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kaltim.
"Kami telah menyelesaikan penghitungan secara manual formulir C1. Ada 11.441 TPS yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim. Total suara yang kami dapatkan sebanyak 110.903 suara," kata Lalu kepada awak media, Jumat (01/03/2024).
Penghitungan yang didapatkan PAN tersebut, kata Lalu berhasil mengungguli saingan terdekatnya yakni Partai Demokrat. Sebelumnya telah beredar kabar, untuk Dapil Kaltim Partai Golkar telah memastikan dua kursi di DPR RI.
Disusul Gerindra, PDIP, Nasdem, PKS dan PKB masing-masing satu kursi. Sedangkan kursi kedelapan atau terakhir bakal diperebutkan oleh PAN dan Demokrat.
Lalu mengakui bahwa keputusan final perolehan kursi legislatif tersebut berada di ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang hingga saat ini masih dalam proses penghitungan suara hingga tingkat Kecamatan.
"Kami akan terus mengawal proses penghitungan ini sampai selesai. Kami akan patuh dengan aturan dan menunggu hasil keputusan resmi KPU," tegasnya.
Senada, perwakilan Partai PAN W Subroto SH menambahkan, pihaknya juga telah menerima data pembanding dari sejumlah partai politik lainnya. Hasilnya, partai berlogo matahari berwarna putih tersebut unggul dalam perebutan kursi terakhir DPR RI.
Baca Juga: Resep Choi Pan, Jajanan Khas Pontianak yang Cocok Dimakan Saat Diet
"Penghitungan partai lain juga merupakan hasil rekap dari data C1. Kami mendapatkan catatan PAN unggul dalam perebutan kursi ke-8," jelas Subroto.
Hasil penghitungan di internal partai ini, diakui Subroto memang belum menjadi keputusan final. Sebab, proses penghitungan secara resmi masih berjalan di KPU dengan jadwal pada 2 Maret 2024 bakal berlangsung pleno penghitungan suara di tingkat Kabupaten dan Kota.
"Tidak ada pilihan bagi kami untuk terus mengawal proses penghitungan suara ini hingga tuntas, yang pasti kami punya data real C1 lengkap di seluruh TPS yang ada di Kaltim," ungkapnya.
Ia berharap dalam sisa tahapan penghitungan KPU ini bakal berlangsung dengan aman tertib dan lancar. Serta tidak ada indikasi kecurangan oleh partai politik untuk menggelembungkan suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi