SuaraKaltim.id - Video seekor orang utan yang berada di pinggir rawa-rawa di hutan daerah Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur baru-baru ini menjadi sorotan.
Awalnya, sebuah video menunjukkan seorang warga tengah melintasi rawa menggunakan perahu kecil.
Kemudian warga tersebut memperlihatkan dirinya melihat orang utan yang besar dengan rambut di badannya sangat panjang dan terurai.
Meski terlihat besar dan menakutkan, tetapi orang utan tersebut tampak sangat tenang sehingga tidak membuat warga yang melihatnya ketakutan.
Tak lama, orang utan tersebut tampak mencuci tangannya di rawa lalu menengadahkan satu tangannya kepada warga seperti meminta makan.
Akhirnya, warga tersebut pun memberi orang utan itu makan seperti buah-buahan yang dilemparkan.
Orang utan tersebut tampak sangat jeli dan menangkap pemberian warga dengan tepat dan tak berlama-lama kemudian langsung memakannya.
Sang orang utan pun tampak sangat lahap memakannya hingga video berakhir dengan orang utan yang sedang makan.
"Pov : Lagi Mancing Tiba Tiba Ada Yang Malak #sangatta #sangattaku #kutim #borneo," tulis keterangan dalam videonya.
Baca Juga: 38 Titik Panas Terpantau di Kaltim, Manggala Agni dan BPBD Diminta Siaga
Kemudian video yang dibagikan oleh akun Instagram @dayak__kalbar tersebut pun menjadi viral dengan banyak komentar warganet yang merasa iba dibuatnya.
"Bukan malak. Dia gitu krna hutan habis dibabat. Rumah dan makanannya sdh sedikit. Kemana klo ga mnta sama manusia. Maafkn manusia ya. Sehat panjang umur," ujar warganet.
"Bisa gak ya tambang tambang pinggir jalan itu gk dilakukan lagi karena bener bener pinggir jalan gk ada space sesuai aturannya," tutur warganet.
"Semoga tetap lestari walaupun suakanya diserobot oleh segelintir pihak utk kepentingan tertentu," tulis warganet lain.
"Semoga anak cucu masih bisa lihat promata langka ini..," ujar warga lainnya.
"Kasihnnya bah, dia terusir dari rumahnya sendiri," ungkap warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara
-
Berikut Ini 5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona yang Siap Wujudkan Mimpi