SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan melakukan rehab gedung eks Kantor Wali Kota di Jalan Awang Long, Bontang Baru, Bontang Utara di tahun ini.
Anggaran yang dialokasikan untuk merehab gedung tersebut mencapai Rp 2,3 miliar. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan PUPRK Bontang Robysai Manassa Malisa.
Ia mengatakan, nantinya proyek itu akan dilelang terbuka. Jenis perbaikan akan menyasar atap yang sudah cukup berumur. Kemudian juga perbaikan pada instalasi listrik kantor tersebut.
Untuk diketahui, Kantor Wali Kota Lama saat ini dihuni 2 dinas. Diantaranya DPM-PTSP dan Dinas Ketenagakerjaan Bontang. Juga terdapat gedung Auditorium 3 Dimensi yang acap kali digunakan agenda Pemkot Bontang.
"Ada alokasi memang tahun ini. Prioritas pergantian genteng, perapian instalasi listrik dan plafon," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (19/03/2024).
Lebih lanjut katanya, pengerjaan akan dimulai pasca lelang rampung. Prediksi pelaksanaan lelang akan dilakukan April mendatang.
Kemudian, menurutnya, durasi pengerjaan rehab gedung tersebut diperkirakan rampung di akhir tahun ini.
"Tunggu lelang selesai nanti akan dikerjakan penyedia yang berkontrak. Waktunya pasti hingga akhir 2024," pungkasnya.
Baca Juga: Jadwal Imsak untuk Balikpapan, Samarinda dan Bontang 19 Maret 2024
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'