SuaraKaltim.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Bontang membuka penjaringan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2024 ini.
Ketua DPC Demokrat Bontang Amriadi mengatakan penjaringan dimulai pada Senin (01/04/2024) hingga akhir bulan ini.
Hasil penjaringan calon nanti akan direkomendasikan ke DPP Demokrat di Jakarta kemudian diusung sebagai kandidat di Pilkada Bontang.
Partai Demokrat diketahui mendapat 1 kursi di DPRD Bontang dalam Pileg Februari 2024 lalu. Partai membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berkontestasi di Pilkada nanti.
"Kita mulai buka penjaringan Wali Kota dan Wakil Wali Kota," ucap Amriadi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (02/04/2024).
Ketua penjaringan Pilkada Partai Demokrat Udhin Dohang mengatakan, penjaringan kandidat ini bertujuan untuk menyeleksi para figur potensial yang akan diusung partai.
Peluang ini terbuka bagi internal partai maupun dari luar Demokrat. Dengan catatan para kandidat yang diusung nanti memiliki loyalitas serta komitmen untuk membangun Kota Bontang.
Para pelamar nanti, lanjut Dohang, akan melalui serangkaian proses seperti penyampaian visi dan misi serta hasil survei.
"Kita buat terbuka. Tapi jelas lah harus punya loyalitas tinggi dengan partai Demokrat," sambungnya.
Baca Juga: Siap-siap! THR ASN dan Bonus Honorer Bontang Cair di Awal April
Diketahui beberapa orang internal Partai Demokrat mulai muncul di publik untuk Pilkada 2024. Diantaranya Ahmad Bajuri. Namun, sebagai partai yang memiliki instruksi pusat penjaringan dilakukan serentak se-Indonesia.
"Memang kalau figur sudah ada yang muncul. Tapi tetap ada prosesnya. Kita penjaringan sesuai dengan arahan pengurus pusat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'