SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase menyinggung Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya yang sering menjadi provokator dan sering mengeluh di media sosial (Medsos).
Menurutnya tindakan itu tidak sesuai dengan disiplin ASN. Setiap aparatur negara harusnya bisa profesional dalam bekerja.
Apalagi jika oknum itu menyerang instansi tempatnya bekerja. Padahal ASN terikat pada aturan yang melekat.
Baginya, ASN harus bekerja dengan baik dan mengedepankan pelayanan masyarakat. Jangan sampai sikap tersebut justru membuat pekerjaan jadi terhambat.
"Saya ingatkan jangan jadi provokator dan suka curhat dan mengkirik Pemkot di Sosmed. Kan ASN bagian dari Pemkot jadi ASN harus taat terhadap aturan," ucap Basri, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (16/04/2024).
Di akhir sambutannya, Basri menekankan ASN harus komitmen mendukung semua program prioritas pembangunan.Kalau ketahuan ASN tersebut akan ditegur, diproses, dan dibina.
"Janganlah mencederai fakta integritas yang sudah ditandatangani. ASN harus profesional," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot