SuaraKaltim.id - Tim verifikasi pemenangan pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi tengah gencar melakukan penginputan data surat dukungan. Tercatat, mereka telah berhasil mengumpulkan 295.251 surat dukungan, melampaui batas minimal yang disyaratkan.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Tim Pemenangan Isran-Hadi, Muhammad Rozai saat ditemui di Kantor Isran-Hadi Center pada Senin (06/05/2024).
"Surat dukungan yang masuk sebanyak 309.829, yang sudah terverifikasi sebanyak 295.251," jelasnya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Menurut dengan UU 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, angka minimal pencalonan independen dihitung dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT).
Baca Juga: Dukungan untuk Isran-Hadi Terus Mengalir, dari Bontang Ada 8.670 Surat
Jumlah DPT di Kaltim sendiri mencapai 2.778.644, sehingga pasangan Isran-Hadi harus bisa memenuhi syarat minimal sekitar 8,5 persen dari jumlah DPT, atau sekitar 238.000 surat dukungan yang harus dikumpulkan.
Dalam hal ini, pasangan Isran-Hadi telah memenuhi syarat atas surat dukungan, bahkan melampauinya dalam kurun waktu dua bulan saja.
Rozai menjelaskan, ada 66 anggota yang bertugas untuk menerima surat dukungan, verifikasi, hingga penginputan data ke website.
"Puluhan tim dibagi menjadi tiga shift, yaitu pagi, siang, dan malam. Jadi mereka selalu stand by dalam mengurusi surat dukungan ini," ujar Rozai.
Sejak awal, tim pemenangan Isran-Hadi menargetkan surat dukungan paling tidak mencapai 300.000. Meski begitu, mereka akan tetap menerima surat dukungan dari masyarakat Kaltim, sampai KPU memberikan batas waktu pengumpulan surat dukungan.
Baca Juga: Andi Harun Puji Isran Noor Atas Peran Pentingnya dalam Mewujudkan IKN di Kaltim
"Rata-rata kami bisa menerima 7.000 - 10.000 surat dukungan per harinya. Pengumpulan surduk ini sudah kami mulai sejak Maret 2024," kata Rozai.
Berita Terkait
-
Anak Buah Cak Imin Jadi Komisaris Independen di BRI
-
Ridwan Kamil Mendadak Mundur dari Komisaris GRIA Usai Rumahnya Digeledah KPK
-
Mantan Menkeu era Jokowi Mundur dari Komisaris TOBA
-
Emiten Afiliasi Mantan Menteri BUMN (OBAT) Resmi IPO, Kantongi Rp59,5 Miliar
-
Sibuknya Retno Marsudi setelah Tak Jadi Menlu, Kini Emban Sederet Jabatan Baru
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN