SuaraKaltim.id - Gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang diprediksi akan cair paling cepat Juni 2024 mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Bontang Sony Suwito.
Ia mengatakan, untuk teknis masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pengajuan terhadap pencairan gaji 13.
Rincian untuk gaji ke 13 sama persis dengan Tunjangan Hari Raya (THR). Di mana setiap ASN mendapatkan gaji plus tunjangan kinerja 100 persen.
"Juni paling cepat bisa ada pencairan. Teknisnya sama. OPD mengajukan akan diproses pencairannya. Dapat gaji dan tunjangan kinerja 100 persen," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (07/05/2024).
Lebih lanjut, Sony belum bisa membeberkan anggaran Pemkot Bontang yang akan digelontorkan. Namun ia menjelaskan anggaran yang dicairkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
"Waduh kalau jumlahnya saya tidak bisa paparkan. Yang jelas sudah ter alokasi," jelasnya.
Untuk diketahui, gaji 13 ASN diberikan sebagai bantuan pemerintah kepada aparatur negara untuk mendukung biaya pendidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket