SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) memberikan Badan Adhoc guna membantu menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang bakal diselenggarakan pada 27 November 2024.
Badan Adhoc, jelas Ketua KPU Kabupaten Penajam Paser Utara Ali Yamin Ishak, bekerja membantu KPU setempat dalam melakukan tahapan pilkada di tingkat kecamatan serta desa dan kelurahan.
Pembentukan Badan Adhoc berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 476 Tahun 2024, di antaranya panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS).
Keputusan itu mengenai penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota 2024.
KPU PPU telah melakukan perekrutan sebanyak 20 orang petugas PPK pada 23-27 April 2024, untuk empat kecamatan dengan lima petugas di setiap kecamatan.
KPU PPU juga telah melakukan perekrutan sebanyak 162 orang petugas PPS pada 2-8 Mei 2024 untuk 54 kelurahan dan desa dengan tiga petugas di setiap kelurahan dan desa.
"PPK dan PPS yang lulus melalui seleksi administrasi dan tes kompetensi secara online (computer assisted test/CAT), serta wawancara," katanya, disadur dari ANTARA, Jumat (10/05/2024).
"PPK dan PPS yang dinyatakan lulus itu akan dilantik dalam.waktu dekat, masih dijadwalkan pelantikannya," tambahnya.
Selanjutnya, lanjut dia, pendaftaran pasangan calon kepala daerah yang diusung partai politik atau gabungan partai politik dan pasangan calon perseorangan dijadwalkan pada 27-29 Agustus 2024.
Baca Juga: Gerindra Kaltim Solid Jelang Pilkada 2024, Reza Tegaskan Andi Harun Masih Ketua DPD
Syarat dukungan minimal pasangan calon perseorangan 10 persen dihitung dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum 2024 Kabupaten Penajam Paser Utara berjumlah 134.383 orang.
Minimal pasangan calon perseorangan yang dikumpulkan 13.439 dukungan dari jumlah DPT pemilihan umum.2024 sebanyak 134.383 orang minimal tersebar di lebih 50 persen jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, demikian Ali Yamin Ishak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar