SuaraKaltim.id - Andi Harun membeberkan langkah antisipatif, apabila surat dukungan jalur independennya belum memenuhi syarat ketentuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda.
Untuk diketahui, pihak KPU Samarinda saat ini masih menghitung berapa jumlah pasti surat dukungan dari bakal calon Andi Harun-Saparuddin untuk menempuh jalur independen di pemilihan wali kota (Pilwali) 2024.
Meski KPU Samarinda telah menerima surat dukungan tersebut, mereka juga harus memastikan secara keseluruhan, surat dukungan telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
"Saat ini kan masih proses perhitungan, apabila nanti ada surat dukungan yang kurang atau bermasalah, nanti kan ada masa perbaikan juga," ungkapnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (13/05/2024).
Saat ini, Andi Harun-Saparuddin tengah menunggu proses pemeriksaan surat dukungan serta verifikasi oleh KPU Samarinda.
"Ini belum penetapan bakal calon kan, masih mencakup pemeriksaan berkas dukungan dan verifikasi nantinya," ujarnya.
"Tentu nanti tim dari masyarakat yang inisiatif mendaftarkan saya melalui jalur independen, mereka sudah persiapkan jika nanti ada kekurangan surat dukungan atau permasalahan administratif," tambahnya.
Kemudian, Andi Harun juga mendapat informasi dari masyarakat yang kebingungan untuk menyalurkan surat dukungan mereka kepada dirinya untuk menempuh jalur independen.
Jelang masa perbaikan nanti, masyarakat yang belum menyerahkan surat dukungan, punya kesempatan yang sama untuk mendukung Andi Harun-Saparuddin melalui jalur Independen.
"Nanti pada masa perbaikan, jika memang terdapat surat dukungan yang kurang, tentu butuh surat dukungan tambahan. Kami akan beritahu di media, lokasi sekretariat atau kantor untuk menggalang dukungan tambahan agar memenuhi syarat KPU nantinya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'