SuaraKaltim.id - Suku Rade atau Rhade merupakan suku di Vietnam dari Bangsa Champa yang mirip dengan suku Dayak di Pulau Kalimantan, Indonesia.
Ada dua hal yang menjadi kemiripan dari kedua suku ini, yakni sistem kekerabatan dan sistem arsitekturnya.
1. Kekerabatan dan struktur sosial
Rade sama seperti suku Dayak di Kalimantan yang mempraktikkan keturunan matrilineal. Keturunan ini ditelusuri melalui garis perempuan, dan harta benda keluarga dipegang dan diwarisi oleh perempuan.
Satuan kekerabatan dasar adalah garis keturunan matrilineal, dan satuan kekerabatan dasar ini dikelompokkan menjadi saudara kandung matrilineal (matrisib) yang tingkatannya lebih tinggi.
Suku Rade selanjutnya dibagi menjadi dua phratries. Perempuan dari garis keturunan matriline dan pasangan serta anak-anaknya tinggal bersama dalam sebuah rumah panjang.
Silsilah ini memiliki harta milik perusahaan seperti tanah sawah, sapi, gong, dan guci; ini dipegang oleh perempuan senior dari garis keturunan matrilineal.
Silsilah ini juga terlibat dalam pertanian tanah bersama dan pemeliharaan rumah panjang.
Kepala rumah panjang sendiri adalah seorang laki-laki, yang kedudukannya paling banyak diwarisi oleh istri dari anak perempuan atau ipar perempuan kepala rumah panjang sebelumnya.
Baca Juga: Tahapan Upacara Tohoq, Ritual Kematian Ala Suku Dayak Tunjung Selama 7 Hari
Garis keturunan matrilineal dan matrisib bersifat eksogami, dengan hubungan seksual dan perkawinan campur dilarang. Phratries juga memberlakukan beberapa pembatasan pada pernikahan.
Pasangan yang melanggar pembatasan ini harus mengorbankan seekor kerbau, meskipun pelanggaran pembatasan persaudaraan umumnya tidak dianggap serius, dan hanya memerlukan pengorbanan seekor babi.
2. Arsitektur
Kesamaan lainnya dari Suku Dayak dengan Suku Rade ini adalah sama-sama memiliki rumah khas yakni rumah panjang yang terbuat dari bambu dan kayu.
Panjang rumah panjang diukur dengan jumlah balok kerah. Jadi apabila anak perempuan yang tinggal di rumah tersebut menikah, maka rumahnya diperpanjang satu kompartemen.
Hal itu berdasarkan aspek matrilokal perkawinan Rade berarti suami akan tinggal di rumah istrinya. Orientasi bangunannya adalah Utara-Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah