Di Indonesia, suku Dayak mengenal ritual penyembuhan bernama beliatn yang berguna untuk mengusir roh-roh jahat atau penyakit yang diderita oleh masyarakat.
Sementara di Suku Aborigin Formosa, mereka juga memiliki hal yang sama dalam upaya penyembuhannya.
Misalnya, di sana juga mengenal dukun yang dianggap memiliki kekuatan untuk mengusir roh jahat dengan prosesi tertentu.
Selain itu, tarian lincah yang khas dari kedua suku ini juga memiliki kemiripan, terlebih dari ornamen atau properti tariannya.
Contohnya seperti pakaian yang ramai dengan hiasan serta bulu-bulu binatang dan juga adanya tato badan yang juga mirip dengan Suku Dayak.
3. Memajang Tengkorak Musuh
Terakhir, di Indonesia, Suku Dayak dikenal memiliki kekuatan magis yang amat kuat ketika berperang melawan musuh.
Di masa lalu, suku Dayak dikenal dengan tradisi Ngayau-nya, yakni tradisi pemburuan kepala oleh Suku Dayak.
Lalu kepala-kepala yang menjadi korban Ngayau ini akan dikeringkan hingga menjadi tengkorak lalu digantung di depan rumah.
Baca Juga: Dari Vietnam ke Kalimantan: Kemiripan Arsitektur dan Sistem Kekerabatan Suku Rade dan Suku Dayak
Kumpulan kepala tengkorak tersebut dijadikan sebagai lambang kebanggaan keluarga, keberanian, kekuatan magis untuk menolak bala.
Ngayau yang sesungguhnya, tidak lepas dari korban kepala manusia dari pihak musuh yang dalam praktiknya saat ini sudah resmi dilarang oleh pemerintah.
Kesamaan ini ada pada Suku Aborigin Formosa dimana di masa lalu yang memiliki kebiasaan memajang tengkorak kepala musuh yang dipenggal dalam perang.
Oleh Suku Aborigin Formosa, kepala musuh ini direplika dan dipajang di rak-rak batu dekat rumah kepala Suku di Desa Budaya mereka.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara
-
Berikut Ini 5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona yang Siap Wujudkan Mimpi
-
Bahlil Minta KKKS Segera Beri PI ke Kaltim, Ingatkan Bisnis Hulu Migas Tak Dimonopoli