SuaraKaltim.id - Kebakaran hebat di Kilang Pertamina Balikpapan beberapa waktu lalu masih menyita perhatian. Kebakaran yang terjadi selama kurang lebih tiga jam itu membuat khawatir warga Balikpapan.
Mengingat keberadaan objek vital nasional tersebut berdampingan dengan permukiman dan teluk Balikpapan yang menjadi tempat keanekaragaman hayati.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Balikpapan meminta PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) untuk lebih transparan dalam menyampaikan hasil investigasi.
Ketua AJI Balikpapan, Teddy Rumengan menuturkan terhitung sejak 2019 hingga 2024 ini ada lima kejadian kebakaran di Kilang tersebut. Keterbukaan informasi publik perlu dilakukan PT KIP.
"Harus lebih terbuka dan transparan dalam menyampaikan informasi secara utuh ke media. Karena media ini mesti menyampaikan ke masyarakat. Pertamina harus terbuka atas hasil investigasi," kata Teddy kepada SuaraKaltim.id, Rabu (29/5/2024)
Teddy juga menekankan adanya informasi secara utuh juga memudahkan media mendukung upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Hasil investigasi Pertamina bisa menjadi dasar bagi jurnalis untuk melakukan investigasi mendalam dan mendorong langkah-langkah pencegahan yang efektif," tambahnya.
Teddy juga mengingatkan tentang pentingnya keterbukaan informasi publik yang diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008. Beliau menilai Komisi Informasi Publik (KIP) dapat berperan dalam mendorong Pertamina untuk lebih transparan.
"Keterbukaan informasi publik berkaitan dengan UU Nomor 14 Tahun 2008. KIP bisa berperan dalam mendorong transparansi. Jangan sampai informasi yang disampaikan Pertamina hanya sepotong-sepotong," tegas Teddy.
Baca Juga: AJI Balikpapan Goes to Campus: Pentingnya Saring Sebelum Sharing
AJI Balikpapan mendorong jurnalis di Kalimantan Timur untuk melakukan investigasi mendalam terkait kasus-kasus yang berdampak pada masyarakat Balikpapan, khususnya terkait dengan kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan yang berulang kali terjadi.
"Kita, AJI, juga mendorong teman-teman jurnalis di Kaltim untuk melakukan investigasi. Kenapa kasus-kasus ini terjadi, karena ini berdampak pada masyarakat Balikpapan. Pertamina harus terbuka dan transparan kepada jurnalis karena ini yang dibutuhkan untuk menyampaikan informasi ke publik secara utuh," imbuh Tedy.
Sementara itu, ditanyai mengenai hasil investigasi awal kebakaran kilang Balikpapan yang berulang tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, masih enggan memberikan keterangan lebih jauh terkait faktor penyebab terjadinya kebakaran hebat di Kilang Pertamina Balikpapan. "Masih ada proses investigasi," singkat Dodi.
Sebagai catatan, sejak 2019-2023 lalu, sejumlah insiden kebakaran maupun ledakan telah terjadi di kawasan kilang minyak milik Pertamina di Balikpapan.
Kontributor : Arif Fadillah
Berita Terkait
-
AJI Balikpapan Goes to Campus: Pentingnya Saring Sebelum Sharing
-
BPJS Kesehatan Kelas 3 Tetap Gratis di Balikpapan, Walaupun Sistem Kelas Dihapus
-
KPU Balikpapan Lantik 102 Petugas Pemilu, Emban Amanah Pemutakhiran Data Pemilih
-
Tim Inafis Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, Labfor Segera Diterjunkan
-
Kebakaran Kilang Balikpapan, Pertamina Pantau Keamanan Warga, Koordinasi dengan KSB
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu