SuaraKaltim.id - Puluhan spanduk bergambar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sutomo Jabir ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Bontang beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, spanduk itu ditertibkan karena didapat tidak berizin. Dengan begitu tim penertiban langsung mencabut spanduk itu dan sudah diserahkan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Proses penertiban juga diketahui dari hasil koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Kepala Satpol-PP Bontang Ahmad Yani mengatakan, bukan hanya spanduk Sutomo Jabir, tapi semua spanduk yang tidak berizin atau masa berlakunya habis wajib diturunkan.
Sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Juga sesuai dengan Perwali Nomor 20 Tahun 2008 tentang Izin Reklame.
"Bukan hanya spanduk bergambar Sutomo Jabir. Tapi semua spanduk tidak mengurus izin. Sudah kami koordinasi juga dengan DPMPTSP," ucap Ahmad Yani, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (31/05/2024).
Lebih lanjut, Ahmad Yani mengaku setiap hari akan ada lampiran data dikirimkan oleh DPM-PTSP untuk spanduk yang memiliki izin.
Spanduk Sutomo Jabir memang terpantau beberapa hari terakhir terpasang. Namun tidak disertai izin. Atas dasar itulah ditertibkan.
"Biar spanduk Pak Wali Kota atau Wakil Wali kota kalau tidak ada izin akan kami cabut. Kita tidak tebang pillih," pungkasnya.
Baca Juga: Tak Hanya Independen, Basri Rase Daftar Calon Wali Kota di 5 Parpol
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur
-
Helmi Abdullah Ungkap Pesan Khusus Prabowo, Isyarat Maju Pilkada Samarinda?
-
BRI dan Danantara Jadi Penyumbang Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Perkuat Proteksi Rekening demi Menjamin Keamanan Transaksi Nasabah