SuaraKaltim.id - Pasangan bakal calon jalur independen pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Andi Harun-Saparuddin rupanya memanfaatkan tahapan perbaikan berkas.
Sebanyak 4.973 surat dukungan yang belum memenuhi syarat (BMS) kemarin, telah diperbaiki tim paslon dan diserahkan ke KPU Samarinda untuk dilakukan verifikasi administrasi lanjutan. Hal itu disampaikan Komisioner Teknis Penyelenggaraan KPU Samarinda Arif Rakhman belum lama ini.
"Kami sudah terima berkas perbaikan surduk dari bacalon Andi Harun-Saparuddin untuk jalur perseorangan, totalnya ada 4.973," ujarnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (14/06/2024).
Tim KPU Samarinda memiliki waktu beberapa hari kedepan untuk melakukan verifikasi administrasi, terhadap surduk perbaikan tersebut. Pihaknya menargetkan, maksimal tanggal 18 Juni 2024 sudah rampung tahap verifikasi administrasi.
Arif menyebut, ribuan perbaikan surduk dari bacalon Andi Harun-Saparuddin telah diterimanya pada tanggal 7 Juni 2024. Namun, ada sejumlah kendala yang kemarin sempat menghambat proses verifikasi administrasi.
"Beberapa hari kemarin, server Silonkada nya sempat down. Itu kendala kami kemarin. Tapi hari ini servernya sudah baik, dan kami akan melanjutkan prosesnya sampai selesai," pungkasnya.
Verifikasi administrasi akan memakan waktu untuk penyelesaiannya. KPU Samarinda akan mengecek secara detail, kecocokan surat dukungan mulai dari formulir B.1 -KWK, KTP, serta template yang ada.
"Jika nanti sudah kami periksa, surduk perbaikan ini nanti akan kami totalkan dengan surat dukungan yang telah memenuhi syarat sebelumnya," jelasnya.
Sebagai informasi, surat dukungan Andi Harun-Saparuddin yang telah memenuhi syarat sebanyak 48.988. Dalam hal ini, mereka telah memenuhi syarat dukungan jalur perseorangan melebihi ketentuan aturan minimal 45.332.
Baca Juga: Bawaslu Samarinda Serahkan Nasib 3 ASN Diduga Langgar Netralitas ke KASN
Arif menambahkan, KPU Samarinda akan mengejar target untuk menyelesaikan tahapan verifikasi administrasi dari surat dukungan bakal calon Andi-Harun Saparuddin.
"Targetnya maksimal 18 Juni sudah selesai, setelah itu kami akan persiapan untuk verifikasi faktual. Kami akan turun ke lapangan untuk memastikan keabsahan surat dukungan dari pernyataan setiap orang yang terdata," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim