SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di Kelurahan Tanjung Laut Indah pada 2024 ini. Lokasinya persis di kawasan pasar lama Rawa Indah di Jalan KS Tubun.
Kabarnya, TPS3R dibangun dengan jumlah daya tampung mencapai 7 ton per harinya. Berdasarkan pantauan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) proyek itu dikucurkan anggaran Rp 928 juta. Dengan durasi pengerjaan 5 bulan hingga Desember 2024.
Terdapat 2 perusahaan yang terpantau sudah menawarkan harga. Di antaranya, CV Maraja Putra Mandiri dan CV Aldi Pratama.
Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang Edi Suprapto mengatakan, proses lelang saat ini tengah berlangsung. Target proses lelang akan rampung pada 17 Juli 2024 mendatang.
"Ada kita bangun TPS3R tahun ini. Anggarannya Rp 900 jutaan. Sekarang masih proses lelang," ucap Edi, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (21/06/2024).
Diharapkan dengan dibangunnya TPS3R bisa memudahkan masyarakat untuk mengakses tempat sampah. Pembangunan ini juga untuk meningkatkan infrastruktur pengelolaan sampah di Kota Bontang.
"Kita bangunkan agar pengelolaan sampah bisa terurai," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Pemprov Kaltim Temukan Pemalsuan Data Pendaftar Beasiswa Gratispol
-
Dugaan Child Grooming di SMK Samarinda Disorot DPRD dan Aktivis Perlindungan Anak
-
Ananda Emira Moeis Akhirnya Buka Suara Usai Jadi Omongan di Medsos
-
Harga Sawit Kaltim Melonjak, Disebut Berkat Perbaikan Kualitas
-
BRI Tegaskan Kepedulian Negeri dengan Santunan Ribuan Anak di Seluruh Indonesia