SuaraKaltim.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) meminta masyarakat untuk membeli tiket melalui layanan resmi.
Layanan resmi melalui situs https://www.pelni.co.id/ Kemudian bisa mengklik reservasi tiket dari dan kota tujuan daerah.
Staf PT Pelni Samarinda-Bontang Jusri mengatakan, setelah booking baru terlihat apakah tiket masih tersedia atau tidak.
Saat tiket dinyatakan tidak tersedia, maka baru bisa bukti booking.
"Jadi belinya bisa melalui online. Terus bisa juga di loket resmi kami. Jangan sampai ada yang tertipu lagi," ucap Jusri.l, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (25/06/2024).
Lebih lanjut, maraknya penumpang yang terkena penipuan karena mereka tidak memperhatikan jadwal keberangkatan jauh-jauh hari.
Kemudian, gampang terpengaruh oleh oknum yang menjual dengan cara ilegal. Modusnya menjual dengan membuktikan gambar tiket.
"Kita harapkan masyarakat bisa lebih teliti membeli tiket. Kalau tiket habis kita tidak jual diluar loket. Jangan sampai kejadian ini terulang lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Waspada Love Scamming! 6 Warga Kutim Jadi Korban Jaringan Penipuan Asmara Berkedok Aplikasi Dating
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas