SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) meminta dua kabupaten untuk melakukan proses perbaikan berkas dukungan calon independen.
Kedua kabupaten itu ialah Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Kartanegara (Kukar). Hal itu disampaikan Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Abdul Qoyim Rasyid belum lama ini.
"Kedua kabupaten ini merupakan bagian dari empat daerah di Kaltim yang melanjutkan proses dukungan calon perseorangan, termasuk Bontang dan Samarinda," katanya, disadur dari ANTARA, Minggu (21/07/2024).
Di Kubar, terdapat pasangan calon (paslon) independen Frederick Edwin dan Nanang Adriani yang dalam proses perbaikan. Begitu pun dengan Kukar, terdapat pasangan Awang Yocoub Luthman dan Akhmad Zais yang diharapkan untuk melakukan proses yang sama.
Untuk dukungan paslon independen lain yang ditindaklanjuti oleh KPU setempat dan telah lolos verifikasi berkas, yakni pasangan Andi Harun dan Saparudin di Pilwali Kota Samarinda. Selain itu, pasangan independen Basri Rase dan Chusnul Dhihin untuk Pilwali Kota Bontang.
Ia menekankan, persiapan pilkada telah dimulai sejak dini, dengan anggaran dan personalia yang telah terdistribusi dengan baik.
"Kami telah menyiapkan segala sesuatu sejak awal, baik anggaran maupun personalia," ujar Qoyim.
Tahapan penting yang sedang berlangsung meliputi penyerahan dukungan perbaikan bagi calon perseorangan dan juga pemutakhiran data pemilih, yang disebutkannya sebagai tahapan kritikal untuk suksesnya Pilkada.
"Pemutakhiran data pemilih ini sangat penting, ini adalah tiket bagi warga untuk bisa masuk dalam daftar pemilih tetap," tambah Qoyim.
Ia melaporkan proses pemutakhiran data pemilih telah mencapai rata-rata 90 persen dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Meski beberapa daerah masih sedikit tertinggal, kondisi geografis yang menantang menjadi faktor utama.
"Kami di tingkat provinsi terus memantau dan memastikan bahwa setiap kerja yang dilakukan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh KPU," jelas Qoyim.
KPU Kaltim berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat dan memastikan bahwa pilkada berjalan dengan transparan dan adil.
"Dengan persiapan yang matang, KPU Kaltim optimis bahwa Pilkada akan berjalan sesuai dengan harapan semua pihak," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI
-
BRI Tingkatkan Layanan Qlola, Satukan Beragam Kebutuhan Transaksi Bisnis dalam Satu Platform
-
BRI KKB National Expo 2026 Hadir Serentak di 131 Lokasi, Torehkan Rekor MURI
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung