SuaraKaltim.id - Seorang perempuan ditemukan tak bernyawa di semak-semak. Tepatnya jalan poros Tenggarong - Samarinda tepatnya di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Sabtu (03/08/2024) kemarin.
Mayat tanpa identitas itu ditemukan sekira pukul 16.30 WITA oleh seorang warga yang sedang stop untuk membuang air kecil di balik pohon tersebut.
"Pada saat itu ada warga yang ingin kencing dibalik pohon itu, pas kencing dia lihat di semak-semak ada yang mencurigakan langsung dihampiri ternyata mayat," kata Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang, IPDA Andi Cheris, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (04/08/2024).
Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Patwal Lalu Lintas yang sedang lewat dan menghubungi Polsek untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Ia menjelaskan, ciri-ciri mayat yaitu badan berisi, rambut panjang, berkulit putih dan diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun. Korban memakai kaos lengan panjang merah muda, celana jeans berwarna hitam.
"Kami melakukan olah TKP sekitar tiga jam. Hingga akhirnya jasad dievakuasi pada pukul 19.45 WITA dibawa ke rumah sakit AM Parikesit," jelasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab dari kejadian tersebut.
"Kartu Identitasnya belum kami temukan saat olah TKP itu," tandasnya.
Baca Juga: Kimia Farma Ungkap Kronologi Penemuan Mayat di Gudang, Berikan Bukti CCTV ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI