SuaraKaltim.id - Walaupun nanti sudah tak menjabat sebagai Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya akan tetap memantau perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di era kepemimpinan Prabowo Subianto nanti. Hal itu ia sampaikan saat berkunjung ke IKN, Senin (12/08/2024) kemarin.
Jokowi merayakan, pantauannya soal IKN nanti tertuju pada investor yang diminta untuk memastikan proyek-proyek di IKN milik mereka selesai tepat waktu. Walaupun katanya ia sudah tak lagi memegang kendali pemerintahan.
“Akan saya lihat terus. Meskipun saya tak jadi presiden, akan saya ikuti terus,” kata Jokowi, disadur dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Selasa (13/08/2024).
Ia juga menginstruksikan lembaga terkait untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar. Seperti jalan, listrik, dan air guna mendukung iklim investasi di IKN.
Adapun Presiden terpilih untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto, sudah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan IKN.
Prabowo percaya, Nusantara akan memiliki potensi besar sebagai ibu kota negara baru dan berkomitmen untuk memastikan proyek ini terus berjalan dan berhasil.
“Saya kira sudah berkali-kali saya sampaikan bahwa saya bertekad untuk melanjutkan kalau bisa menyelesaikan. Pak Jokowi saya kira sudah mengambil peran sejarah beliau yang inisiasi, minimal saya lanjutkan kalau bisa saya ikut yang menyelesaikan,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'