SuaraKaltim.id - Jelang upacara HUT ke-79 Republik Indonesia (RI) di Ibu Kota Nusantara (IKN), sebanyak 70% warga lokal Kalimantan Timur (Kaltim), dan 30% undangan khusus akan menghadiri perayaan tersebut.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim siap mendukung penuh kelancaran rangkaian acara peringatan 17 Agustus ini.
Sri Wahyuni selaku Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) mengungkapkan, ada 1.500 warga Kaltim yang diundang untuk ikut serta dalam Upacara Bendera di IKN.
Mereka merupakan perwakilan dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, dengan mayoritas berasal dari Penajam Paser Utara (PPU).
Peserta upacara di IKN akan terdiri dari anggota Forkompinda Kaltim, perwakilan tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan.
Sri Wahyuni juga menambahkan bahwa bagi masyarakat yang tidak bisa hadir langsung di IKN, pemerintah telah menyiapkan fasilitas nonton bareng (nobar) di beberapa lokasi.
"Kami sudah siapkan videotron untuk nonton bareng di Pentacity Mall Balikpapan dan Big Mall Samarinda," ujar Sri, dikutip dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Senin (12/08/2024).
Selain itu, di PPU juga akan ada nobar di kantor camat dan kantor kelurahan, khusus untuk masyarakat setempat.
Sri juga menjelaskan bahwa rangkaian acara akan dimeriahkan dengan Gebyar Kemerdekaan, edukasi tentang Ibu Kota Nusantara, serta momen penting menyaksikan bersama Detik-detik Proklamasi.
Baca Juga: Hadi Mulyadi Yakin Dapat Dukungan PDI-P untuk Pilgub Kaltim 2024
Diharapkan, upacara bendera perdana di Ibu Kota Nusantara ini dapat berjalan lancar dan menjadi bagian dari sejarah besar bangsa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa