SuaraKaltim.id - Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2024 yang bertugas Ibu Kota Nusantara (IKN) baru-baru ini mendapat sorotan publik.
Sorotan tersebut berasal dari rumor yang beredar bahwa anggota Paskibraka diharuskan untuk melepas hijab saat bertugas di Upacara Peringatan HUT RI-79 di IKN.
Sorotan tersebut didapat dari Surat Edaran Deputi Diklat Nomor 1 Tahun 2024 dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) supaya menyeragamkan tata pakaian dan sikap tampang Paskibraka pada 2024.
Dalam surat edaran tersebut, pilihan bagi anggota Paskibraka yang berhijab untuk menggunakan hijab tidak tercantumkan.
BPIP menyebutkan, penyeragaman dalam surat edaran tersebut berangkat dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang dicetuskan oleh Bapak Pendiri Bangsa, yakni Ir Sukarno.
Namun rupanya surat edaran tersebut justru menuai polemik sebab penyeragaman yang dimaksudkan justru bisa mencederai nilai-nilai keagamanan anggota paskibraka terkait.
Hingga akhirnya, Kepala Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi ikut buka suara menjelaskan terkait polemik yang terjadi akibat atribut hijab.
Yudian menyebutkan, para Paskibraka putri itu sukarela untuk mengikuti aturan terkait pakaian.
Mnurut Yudian, anggota Paskibraka putri yang melepaskan jilbab hanya dilakukan pada saat pengukuhan dan upacara HUT ke-79 RI di IKN.
Baca Juga: Kepindahan ASN ke IKN Bisa Ditunda, Jokowi: Tak Ingin Memaksakan
Sementara, untuk kegiatan di luar acara itu, anggota Paskibraka putri memiliki kebebasan untuk memakai ataupun melepaskan hijabnya.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara