SuaraKaltim.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Bontang mengamankan pengamen manusia silver. Pengamen ini diamankan di simpang 3 Jalan Bhayangkara, Gunung Elai, Bontang Utara, Kamis (15/08/2024) lalu.
Kepala Satpol-PP Ahmad Yani mengatakan, petugas telah mengincar manusia silver sejak lama. Alasannya, karena acap kali perbuatannya membuat masyarakat resah.
Aktivitas manusia silver yang mengamen dan meminta-minta juga melanggar Peraturan Daerah Bontang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat khususnya di pasal 18.
"Kami amankan saat manusia silver itu mengamen di simpang menuju Jalan Cipto Mangunkusumo. Dia melanggar Perda," kata Ahmad Yani, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (18/08/2024).
Lebih lanjut, manusia silver itu dibawa ke Rumah Singgah milik Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) untuk dilakukan pencatatan.
Satpol-PP juga memberikan surat peringatan. Di mana surat itu tertuju kepada yang bersangkutan untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari.
Masyarakat diminta aktif memberikan informasi terkait adanya aktivitas ilegal peminta sumbangan atau pengamen. Nanti tim reaksi cepat akan langsung mengamankan.
"Kita beri teguran. Karena bagaimanapun aktivitasnya tidak dibenarkan," pungkasnya.
Baca Juga: Desakan Terus Menguat, DPRD Minta Rute Kapal Cepat Bontang-Mamuju Segera Direalisasikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim