SuaraKaltim.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) di Hotel Aston Samarinda lantai 17, Selasa (27/08/2024) kemarin.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai integrasi layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.
Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli, di antaranya Analis Pemanfaatan Teknologi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Afie Yudha Triadi dan Pranata Komputer Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, Diansyah Ermawan dipandu moderator Dedi Cahyadi dari Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (Unmul) dihadiri pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Sekretaris Diskominfo Kaltim Edi Hermawanto Noor menjelaskan, meningkatnya tuntutan masyarakat atas tata kelola pemerintahan yang baik menjadikan pemberian pelayanan sebagai salah satu sektor yang perlu mendapat prioritas.
Baca Juga: Pendaftaran Isran-Hadi di KPU Kaltim: Dukungan Politik dan Target Kemenangan 75%
"Khususnya dalam percepatan pelayanan baik dari sisi G2C (Government-to-Citizen) maupun di sektor publik,"ujar Edi sapaan akrabnya, disadur dari website resmi Diskominfo Kaltim, Jumat (30/08/2024).
Lebih lanjut, Edi menyebutkan, sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Pemprov Kaltim terus berupaya meningkatkan kapasitas pelayanan administrasi dengan prinsip keamanan, efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas.
"Dengan asas ini, diharapkan kualitas pelayanan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat meningkat," tambahnya.
Edi menuturkan juga, tujuan penggunaan sistem penghubung layanan pemerintah bertujuan untuk memudahkan dalam melakukan integrasi antar layanan SPBE dengan target pengguna layanan ini adalah wali data instansi pusat dan pemerintah daerah.
Bimtek ini juga mengupas secara mendalam aspek teknis penggunaan SPLP dalam meningkatkan interoperabilitas data selama dua hari. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkaya wawasan para peserta mengenai mekanisme berbagi pakai data antar instansi, baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.
Baca Juga: Pilgub Kaltim: Isran-Hadi Dijadwalkan Mendaftar di KPU pada 28 Agustus
"Atas nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, menyatakan acara Bimbingan Teknis Sistem Penghubung Layanan Pemerintah 2024, dibuka," pungkas Edi sekaligus membuka acara secara resmi.
Berita Terkait
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih Dari 257 Ribu Ton, Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan
-
Berhasil Pertahankan PROPER Emas ke-8, Pupuk Kaltim Perkuat Posisi Sebagai Pelopor Keberlanjutan
-
Pupuk Kaltim Jamin 265.009 Ton Stok Pupuk Subsidi Untuk Dukung Ketahanan Pangan
Terpopuler
- CEK FAKTA: Diskon Listrik 50 Persen Berlaku Lagi, Periode Maret-April 2025
- Pembagian Port Grup Piala Dunia 2026 Dirilis, Ini Posisi Timnas Indonesia
- Masak Rendang 12 Kg, Penampilan BCL di Dapur Jadi Omongan
- Cruiser Matik QJMotor SRV 250 AMT Paling Digandrungi di Indonesia
- Persija Jakarta: Kalau Transfer Fee Oke, Rizky Ridho Mau Ya Silahkan
Pilihan
-
Petaka Mees Hilgers: Cedera Jadi Kontroversi Kini Nilai Pasar Terus Turun
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
Terkini
-
Pemprov Kaltim Usulkan 4 Lokasi Sekolah Rakyat, Ini Daftarnya!
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Banjir Rob di Kaltim Saat Lebaran
-
Tol IKN Beroperasi, Pemudik Roda Empat di Pelabuhan Kariangau Justru Meningkat 181 Persen
-
Arus Mudik Meningkat, 33 Bus AKAP Beroperasi dalam Sehari di Terminal Samarinda Seberang
-
Banjir Bandang di Berau, Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Logistik untuk Sembilan Desa Terdampak