Maulana menambahkan, memasak sendiri di rumah memiliki banyak manfaat, baik dari segi kesehatan maupun lingkungan.
"Dengan memasak sendiri, kita bisa mengontrol kualitas dan kebersihan bahan makanan. Selain itu, kita juga bisa mengurangi sampah plastik dari kemasan makanan instan," tutur pria yang akrab disapa Kak Yudhis itu.
Sebagai kegiatan yang dianggap memberi edukasi kepada IRT, Pengelola Oemah Keboen, Chitia Agustina yang juga terlibat dalam penyelenggaraan Puan Olah Hayati sangat menyambut baik. Dia menyatakan pentingnya memberikan pengetahuan kepada IRT untuk mengolah pangan yang bergizi bagi keluarga.
"Kita tahu sekarang makanan pada serba instan. Nah, kegiatan Puan Olah Hayati ini menjadi semangat bagi ibu-ibu untuk menghidangkan makanan bergizi dengan olahan khas daerah," beber wanita yang biasa dipanggil Tia ini.
Tia berharap, pelatihan semacam ini tak berhenti di satu kegiatan saja. Melainkan, bisa dilaksanakan secara rutin dan berkala.
Sebagai pengelola Oemah Keboen, Tia juga mengajak para peserta dan rekan-rekan komunitas lainnya berkeliling kebun, sembari memetik buah dan sayur untuk sajian bahan tambahan maupun hidangan santap.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Hubungi Nomor Call Center 133 Jika Pengguna Jalan Alami Kondisi Darurat
-
Dishub Samarinda Siapkan Skema Satu Arah di Terowongan untuk Atur Lalu Lintas
-
BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus di Stadion GBK Jakarta
-
Mobil Land Rover Wali Kota Samarinda Ternyata Sewa, Ini Penjelasan Pemkot
-
Penumpang Sepi, 5 Perusahaan Bus di Samarinda Berhenti Operasi