SuaraKaltim.id - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur rupanya masih diwarnai oleh pro dan kontra.
Sebagian masyarakat Indonesia masih kontra terhadap keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun wilayah yang bakal menjadi ibu kota baru itu.
Isu masyarakat adat, isu lingkungan, hingga anggaran yang fantastis dalam membangun kota yang disebut-sebut sebagai kota masa depan itu masih saja menjadi perdebatan.
Baru-baru ini isu lingkungan masih menjadi isu yang kental untuk diperdebatkan masyarakat di media social.
Isu ini berkembang setelah adanya video yang memperlihatkan pemandangan IKN dari atas pesawat.
Dalam video berdurasi beberapa detik itu, pembangunan IKN masih berlangsung seperti biasanya.
Warna hijau yang merupakan pohon dan tumbuhan dengan warna cokelat muda yang merupakan pasir dan tanah itu terlihat dalam video tersebut.
Namun, komentar dari warganet terkait pemandangan indah di IKN ini memicu perdebatan.
Ada yang meyebut bahwa pemandangan dari atas pesawat itu sangat indah, tetapi ada pula yang membahas terkait hutan yang telah dibabat habis.
Baca Juga: Video Angin Kencang Terjang IKN Viral: Papan Jatuh, Pohon Bergoyang sampai Petir Menyambar Terekam
"Indah sekali IKN ya, Bangga sekali sama putra bangsa warga indonesia yg berkicimpung langsung dipembangunan IKN," ujar netizen, disadur Kamis (05/09/2024).
"Yang coklat itu tanah ,ke simpulan nya : hutan yang di babat ,di tebang ternyata cukup luas jika di lihat dri vidio.. mantap ,lanjutkn pmansan global," tulis netizen.
"Hutan habis di babat untuk kepentingan penguasa," jelas netizen.
"Hutan dikupas, gunung dikeruk," tambah netizen.
Kontributor : Maliana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri