SuaraKaltim.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengklaim sudah menerbitkan 41 Sertipikat Hak Pengelolaan untuk tanah ulayat yang mencakup luasan hampir 972 hektar (Ha) di 7 provinsi. Yakni, Sumatera Barat (Sumbar), Papua, Jawa Barat (Jabar), Kalimantan Barat (Kalbar) dan Aceh.
Hal itu disampaikan Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui Wakil Menteri Raja Juli Antoni saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang, Selasa (24/09/2024).
Ia mengatakan, upaya pendaftaran tanah ulayat masyarakat hukum adat sebagai bukti hadirnya negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah.
"Tanah ukayat mengandung nilai-nilai kepemilikan secara komunal yang merefleksikan ikatan yang mendalam antara masyarakat adat dengan lingkungan mereka," ucapnya, dikutip di hari yang sama.
Baginya, dengan terus meningkatnya jumlah tanah yang terdaftar, simultan Kementerian ATR/BPN terus meningkatkan jumlah kabupaten/kota lengkap. Menurutnya, sebuah kabupaten/kota dapat dikatakan lengkap apabila seluruh bidang tanah telah terpetakan secara spasial.
"No Gap, No Overlap," singkatnya.
Hingga saat ini, ia menyatakan sudah terdapat 33 kabupaten/kota lengkap di Indonesia. Pada 08 Oktober 2024 mendatang, akan ada deklarasi kurang lebih 39 kabupaten/kota lengkap, yang berarti ada penambahan 1 daerah lagi.
"Dengan status itu, pemerintah daerah dapat memanfaatkan peta kabupaten/kota lengkap tersebut, untuk menjadi dasar atau baseline dalam merencanakan pembangunan daerah serta pembentukan kebijakan kedepannya," tuturnya.
Baca Juga: Hari Perdana IKN Dibuka untuk Umum, Netizen Kaget: Memangnya Tempat Wisata?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Advokat Publik Datangi Kantor Rudy Mas'ud, Minta Bubarkan Tim Ahli Gubernur
-
Rudy Mas'ud Janji Pengadaan Kursi Pijat Pakai Duit Sendiri, Begini Kata Pemprov Kaltim
-
Lubang Bekas Tambang Ilegal Makan Korban, ESDM Kaltim Turun Tangan
-
Gubernur Kaltim Rudi Masud Tiadakan Keterlibatan Keluarga di Pemerintahan
-
Gubernur Kaltim Janji Evaluasi Kebijakannya, Minta Maaf Contohkan Prabowo-Hashim